Imbas Kasus Paspoortgate Di Liga Belgia, Status Ragnar Oratmangoen Jadi Tanda Tanya

Redaksi NIS Media

4 April 2026

2
menit
Imbas Kasus Paspoortgate Di Liga Belgia, Status Ragnar Oratmangoen Jadi Tanda Tanya
Potret Ragnar Oratmangoen. (laman: goal.com)
Promo Siap Allegiant

Kasus Paspoortgate kini mulai memberikan dampak nyata ke kompetisi Liga Belgia. Ketidakpastian regulasi terkait pemain naturalisasi membuat sejumlah klub harus mengambil langkah kewaspadaan tinggi demi menjaga keamanan tim.

Buntut dari masalah kewarganegaraan ganda ini, klub Royal Antwerp terpaksa memarkir winger naturalisasi Suriname, Gyrano Kerk, saat bersua Racing Genk. Keputusan menepikan Kerk diambil untuk menghindari konsekuensi hukum dan administratif di babak play-off Belgian Pro League.

Antisipasi Royal Antwerp Terhadap Kasus Paspoortgate

Media lokal menyebut bahwa The Reds enggan mengambil risiko terkait polemik administrasi tersebut, dikutip nismedia.id dari Bola.com. Pihak klub mengonfirmasi langsung penangguhan status sang pemain agar fokus bertanding tidak terganggu.

“Kami untuk sementara menepi­kan Gyrano demi alasan keamanan,” tulis pernyataan resmi Royal Antwerp.

“Situasi secara umum sangat tidak jelas dan kami tidak ingin mengambil risiko sampai semuanya benar-benar jelas. Klub sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait apa dan bagaimana situasi Gyrano,” tambahnya.

Nasib Skuad Merah Putih Timnas Indonesia

Imbas kasus Paspoortgate di Liga Belgia turut menimbulkan pertanyaan seputar nasib pilar andalan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. Penyerang berusia 28 tahun itu kini berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela klub FCV Dender.

Mengingat regulasi tanah air tidak menganut kewarganegaraan ganda, Ragnar wajib melepas paspor Belanda miliknya agar bisa terus berjuang maksimal di lapangan. Saat ini, FCV Dender akan segera menjalani laga penting, namun kejelasan status bermain Ragnar masih menjadi misteri.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait