
Dua eksekusi penalti yang matang menjadi senjata utama Beerschot saat menaklukkan Lommel SK dengan skor akhir 2-1 dalam lanjutan kompetisi Challenger Pro League 2025-2026. Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal dengan kedua tim saling serang untuk memperebutkan 3 poin penuh.
Suasana di stadion terasa semakin memanas ketika salah satu pemain andalan, Joey Pelupessy, tampil sebagai starter untuk memperkuat barisan tengah Lommel SK. Pemain Timnas Indonesia yang mengalami masalah paspoorgate ini menunjukkan perjuangan maksimal meski tidak mampu membawa timnya meraih hasil positif.
Pertandingan baru berjalan enam menit ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadinya pelanggaran di kotak penalti kubu Lommel SK. Bas Van den Eynden yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil menaklukkan kiper lawan, membawa Beerschot unggul cepat 1-0.
Tekanan yang diberikan Beerschot membuat barisan pertahanan Lommel SK harus bekerja ekstra keras untuk menahan serangan. Meski tertinggal, tim tamu tidak menyerah dan terus berusaha membangun serangan balik melalui umpan-umpan pendek yang terstruktur.
Usaha tersebut membuahkan hasil tepat di menit injury time babak pertama. Wasit kembali menunjuk titik penalti. Dikutip Nismedia.id dari laman Instagram resmi @lommelskofficial, Ralf Seuntjens dengan tenang mengeksekusi bola dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum turun minum.
Joey Pelupessy yang bermain di posisi gelandang bertahan terlihat aktif memotong serangan dan mengatur tempo permainan timnya. Beberapa kali ia berhasil melepaskan umpan terobosan yang mengancam, namun penyelesaian akhir rekan-rekannya masih kurang maksimal.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat drastis dengan kedua tim saling bertukar serangan. Pergantian pemain dilakukan kedua pelatih untuk menyegarkan barisan dan mencari celah pertahanan lawan yang semakin rapat.
Keunggulan kembali diraih Beerschot pada menit ke-52 melalui aksi Glenn Claes. Ia memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan dengan tendangan voli akurat yang tak mampu dijangkau kiper Lommel SK, mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Sepanjang sisa waktu pertandingan, Lommel SK terus menggempur pertahanan lawan dengan berbagai variasi serangan. Namun ketangguhan barisan belakang Beerschot ditambah performa apik kiper membuat skor akhir tidak berubah hingga bunyi peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat Beerschot berada di peringkat ketiga dengan 64 poin dari 32 pertandingan di klasemen sementara Challenger Pro League 2025-2026. Sebaliknya, Lommel SK di peringkat kelima dengan 53 poin dan harus berusaha memperbaiki performa pada laga selanjutnya.














Tinggalkan komentar