
Nismedia.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi memulai agenda pemantauan langsung atau blusukan terhadap para pemain yang berkarier di Eropa. Langkah strategis ini dilakukan sang pelatih demi mematangkan komposisi skuad Garuda untuk agenda internasional mendatang.
Melalui aktivitas di media sosialnya, John Herdman diketahui sedang berada di Benua Biru untuk melihat perkembangan dua pemain potensial. Sosok yang masuk dalam radar pantauan utamanya kali ini adalah Kevin Diks di Jerman dan Dean James di Belanda.
Pantau Latihan Kevin Diks
Berdasarkan unggahan story Instagram pribadinya pada Senin (2/2) dini hari WIB, Herdman terlihat membagikan momen saat berada di markas Borussia Monchengladbach. Ia memotret suasana latihan klub Bundesliga tersebut, khususnya untuk melihat kondisi Kevin Diks.
Dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, Kevin Diks sendiri diketahui tidak turun bertanding saat Monchengladbach bermain imbang 1-1 melawan Werder Bremen pada Sabtu (31/1) lalu. Bek tangguh tersebut harus menepi dari lapangan hijau lantaran sedang mengalami cedera, sehingga Herdman hanya bisa memantaunya di sesi latihan.
Saksikan Aksi Dean James
Selain mengunjungi Jerman, John Herdman juga melanjutkan perjalanannya ke Belanda untuk memantau Dean James. Ia menyaksikan langsung laga Eredivisie antara Go Ahead Eagles melawan FC Volendam yang berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dalam pertandingan tersebut, Dean James dipercaya tampil sebagai starter di posisi bek kiri dan bermain penuh selama 90 menit. Kehadiran pelatih timnas di tribun penonton tentu menjadi sinyal positif bagi sang pemain untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.
Performa Solid Di Eredivisie
Penampilan Dean James dalam laga tersebut terbilang cukup memuaskan meski timnya gagal meraih kemenangan. Berdasarkan data dari Soccerway, pemain yang berposisi di sektor pertahanan ini mendapatkan rating 7,3 berkat kontribusinya di lapangan.
Gol Go Ahead Eagles dicetak oleh Victor Edvardsen di awal laga, sebelum akhirnya disamakan oleh Robert Muhren. Pemantauan intensif ini menunjukkan keseriusan tim pelatih dalam memastikan setiap pemain yang dipanggil ke tim nasional berada dalam performa puncak.






