
Bek Fortuna Sittard sekaligus penggawa Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjadi sorotan usai melontarkan kritik tajam kepada manajemen NAC Breda. Hubner geram terkait laporan masalah paspor atau paspoortgate yang menyeret namanya dan sejumlah pemain Merah Putih lainnya di Liga Belanda.
Pemain berusia 22 tahun itu menilai tindakan NAC sebagai sebuah skandal yang mengganggu konsentrasi para pemain di lapangan hijau. Laporan tersebut berimbas pada pemeriksaan status kewarganegaraan beberapa pemain Indonesia oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) dan badan imigrasi.
Kritik Tajam Terkait Paspoortgate
“Pertama-tama, saya merasa ini skandal karena manajemen klub [NAC Breda] yang mengambil tindakan.”
Hal tersebut diungkapkan oleh Hubner saat diwawancara ESPN selepas pertandingan, dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia. Ia menyayangkan langkah NAC yang mempermasalahkan administrasi pemain seperti Dean James, Nathan Tjoe-A-On, hingga dirinya sendiri.
“Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan anda? Biarkan kami bermain sepak bola.”
Sindiran Kekalahan Dan Insiden Lapangan
Pemain dengan 17 kaps untuk Timnas Indonesia ini juga memberikan sindiran menohok terkait kekalahan telak 0-6 yang pernah dialami NAC. Hubner menganggap manajemen klub lawan seharusnya lebih fokus pada performa tim daripada sibuk mengurusi paspor pemain lain yang dianggapnya memalukan.
Selain perang urat syaraf, Hubner juga terlibat insiden fisik yang menyebabkan kaki pemain NAC, Lewis Holtby, robek akibat benturan keras. Meski dikenal galak saat berjuang maksimal di lapangan, Hubner tetap menunjukkan sportivitas dengan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial pribadinya.














Tinggalkan komentar