
Chelsea harus menelan pil pahit saat menjamu Nottingham Forest dalam lanjutan Liga Inggris musim 2025-2026 di Stadion Stamford Bridge pada Senin, 4 Mei. Tim tuan rumah tumbang dengan skor 1-3, hasil yang semakin mempersulit posisi mereka di klasemen dan mengancam harapan tampil di Liga Champions musim depan.
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Nottingham Forest sudah berhasil membuka keunggulan. Penyerang Taiwo Awoniyi dengan cekatan menyambut umpan silang dari sayap kiri dan menanduk bola ke gawang yang dijaga Robert Sanchez. Gol ini membuat penonton pendukung Chelsea terdiam seketika.
Keadaan semakin memburuk bagi tim tuan rumah pada menit ke-15. Wasit Anthony Taylor menunjuk titik putih setelah Malo Gusto melakukan pelanggaran di dalam area terlarang. Igor Jesus yang ditugaskan sebagai eksekutor penalti tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, Chelsea berusaha memperbaiki permainan dan meningkatkan tekanan ke arah gawang lawan. Namun, upaya mereka berbuah manis. Justru Nottingham Forest yang berhasil menambah keunggulan pada menit ke-52, lagi-lagi melalui Taiwo Awoniyi yang berhasil melewati pertahanan lawan dan menembak bola ke sudut bawah gawang.
Kegagalan Chelsea semakin lengkap ketika Cole Palmer gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-45. Tendangan gelandang muda itu ditepis dengan baik oleh kiper Nottingham Forest, Matz Sels. Momen itu dianggap sebagai titik balik yang gagal bagi tim tuan rumah untuk mengubah jalannya pertandingan.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @chelseafc, pada masa tambahan waktu babak kedua, Chelsea berhasil mencetak gol penghibur. Joao Pedro melakukan gerakan akrobatik yang indah dengan menendang bola secara salto setelah menerima umpan dari Marc Cucurella.
Kekalahan ini menjadi yang keenam berturut-turut bagi Chelsea di Premier League. Rekor buruk ini belum pernah terjadi sejak tahun 1912, yang semakin menunjukkan krisis yang sedang dialami klub yang bermarkas di London Barat ini. Para pendukung pun terlihat kecewa dan memprotes kinerja tim setelah peluit akhir dibunyikan.
Di sisi lain, kemenangan ini sangat berharga bagi Nottingham Forest yang kini berada di posisi ke-16 klasemen dengan raihan 42 poin. Hasil ini menjauhkan mereka dari zona degradasi dan memberikan kepercayaan diri sebelum menghadapi laga krusial semifinal Liga Europa melawan Aston Villa pada Kamis mendatang.
Laga ini juga diwarnai insiden cedera serius yang dialami Jesse Derry, pemain muda Chelsea, akibat tabrakan dengan Zach Abbott pada akhir babak pertama. Pemain berusia 18 tahun itu harus dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan, meskipun laporan medis menyatakan kondisinya stabil.
Dengan sisa tiga laga lagi di musim ini, Chelsea kini tertahan di posisi ke-9 dengan 48 poin. Peluang mereka untuk masuk ke zona yang memberi tiket ke kompetisi Eropa musim depan semakin tipis, dan krisis yang sedang dialami klub tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat.














Tinggalkan komentar