
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, meluapkan amarahnya usai The Blues takluk tiga gol tanpa balas dari Brighton di Stadion American Express. Penampilan lesu para pemain membuat sang manajer secara terbuka mempertanyakan niat main atau tidak skuad asuhannya di laga tersebut.
Hasil minor ini memperpanjang rekor buruk mereka menjadi lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu pun gol di kompetisi domestik. Rentetan tren negatif tersebut juga membuat posisi skuad London Barat merosot drastis ke peringkat ketujuh klasemen sementara.
Determinasi Lemah Di Lapangan Hijau
Sang juru taktik menyoroti minimnya determinasi dan semangat juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sejak menit awal. Ia menilai kesalahan mendasar dalam memenangi duel fisik menjadi kelemahan fatal yang meruntuhkan taktik permainan yang telah disusun.
“Sikap kami tidak bisa diterima. Saya terus membela pemain tetapi performa malam ini tidak dapat dibela,”
Ucap Rosenior meluapkan kekesalannya atas penampilan tim yang dianggap jauh dari standar kualitas sebuah klub elite. Ia merasa profesionalisme para pemain benar-benar tidak terlihat di atas lapangan hijau.
Tuntutan Perubahan Sikap Secara Drastis
Kegagalan membawa pulang poin penuh membuat peluang berlaga di ajang kompetisi Eropa musim depan kini semakin menipis. Enzo Fernandez dan kawan-kawan sekarang tertinggal tujuh poin dari batas zona lima besar dengan sisa laga yang makin sedikit.
Kekecewaan manajer tersebut memuncak setelah melihat para pemain gagal memenangi perebutan bola, seperti dikutip nismedia.id dari Bolasport.com. Ia menuntut adanya evaluasi dan perubahan drastis sesegera mungkin.
“Malam ini bukan hanya soal taktik tetapi tentang niat, semangat, keberanian, dan saya tidak melihat satu pun dari hal-hal itu,”
Tegas Rosenior yang merasa sebagian pemainnya seolah telah melempar handuk tanda menyerah sebelum peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.














Tinggalkan komentar