
Gelandang Manchester City, Rodri, mengirim pesan tegas kepada Arsenal bahwa perburuan gelar Liga Inggris belum usai meski timnya baru saja ditahan imbang Chelsea 1-1. Dalam laga dramatis yang berlangsung di Etihad Stadium, Senin (5/1) dini hari WIB, kemenangan The Citizens yang sudah di depan mata sirna akibat gol telat lawan, yang membuat jarak poin dengan puncak klasemen kini melebar.
Skuad asuhan Pep Guardiola sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol Tijjani Reijnders di babak pertama. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika setelah Enzo Fernandez mencetak gol penyama kedudukan bagi Chelsea di masa injury time. Hasil imbang ini membuat Manchester City kini terpaut enam poin dari Arsenal yang masih kokoh bertengger di puncak klasemen.
Dominasi yang Berujung Frustrasi
Gelandang andalan City, Rodri, tidak bisa menutupi rasa kecewanya setelah pertandingan usai. Menurutnya, Manchester City tampil sangat dominan, terutama di babak pertama, dan seharusnya bisa mengunci kemenangan dengan skor yang lebih mencolok. Namun, kurang klinisnya penyelesaian akhir menjadi bumerang bagi tim tuan rumah.
“Tentu saja ini membuat frustrasi. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 atau 4-0, tapi inilah sepak bola,” ujar Rodri.
Sebagaimana dikutip nismedia.id dari lamanBola.net, Rodri juga menyoroti penurunan performa timnya di paruh kedua. Ia menilai timnya sempat “lupa cara bermain” sehingga memberikan celah bagi Chelsea untuk mengambil alih kendali permainan. Kesalahan-kesalahan mendasar dalam menguasai bola menjadi faktor kunci kegagalan City mempertahankan keunggulan mereka.
Mentalitas Pantang Menyerah dan Kembalinya Rodri
Meski kini jarak dengan Arsenal semakin menjauh, Rodri menegaskan bahwa Manchester City belum mau melempar handuk putih. Ia mengirim pesan jelas kepada sang rival agar tidak merayakan gelar terlalu dini karena kompetisi masih menyisakan banyak pertandingan.
“Masih ada jalan panjang yang harus dilalui. Kami tahu bahwa musim ini akan panjang jadi kami harus terus maju,” tegas pemain asal Spanyol tersebut.
Bagi Rodri pribadi, laga ini juga memiliki arti emosional yang mendalam. Ia baru saja kembali merumput setelah menepi cukup lama akibat cedera parah. Baginya, bisa kembali bermain di level tertinggi adalah sebuah hadiah yang luar biasa, terlepas dari hasil akhir yang kurang memuaskan bagi timnya.
Sorotan Kelelahan Skuad
Kritik menarik datang dari legenda kiper City, Shay Given. Ia melihat adanya tanda-tanda kelelahan yang nyata pada skuad Guardiola. Given menilai absennya beberapa pemain kunci karena cedera membuat kedalaman skuad City saat ini cukup terkuras, yang terlihat dari banyaknya pemain muda di bangku cadangan.
“Rodri terlihat kakinya berat (leggy) di 15 atau 20 menit terakhir,” ungkap Given. Kehilangan empat poin dalam dua laga terakhir tentu menjadi alarm bagi Manchester City untuk segera bangkit saat menghadapi Brighton di laga berikutnya.














Tinggalkan komentar