Menang 4-2 atas Kroasia, Thomas Tuchel Langsung Protes ke FIFA soal Posisi Fotografer

Redaksi NIS Media

18 Juni 2026

3
menit
Menang 4-2 atas Kroasia, Tuchel Langsung Protes ke FIFA Terkait Posisi Fotografer
Potret Tuchel yang protes terkait posisi fotografer (Instagram: @idextratime)
Promo Siap Allegiant

Timnas Inggris meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-2 saat menghadapi Kroasia dalam laga Grup L Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung pada Kamis, 18 Juni dini WIB di Stadion Dallas, Aamerika Serikat.

Sepanjang pertandingan, kedua tim menampilkan permainan yang terbuka dan penuh serangan. Inggris berhasil membangun keunggulan lebih dulu melalui Harry Kane kemudian dikejar oleh Martin Baturina. 

Menjelang turun minum, Timnas Inggris dan Kroasia saling balas gol melalui Harry Kane dan Petar Musa. Namun pada babak kedua, skuad The Three Lions menambah intensitas permainan mereka hingga menghasilkan skor akhir 4-2.

Dikutip Nismedia.id dari laman englandfootball.com, pelatih Thomas Tuchel mengakui bahwa babak pertama berlangsung sedikit rumit dan menegangkan. Namun dirinya menekankan bahwa pada babak kedua para pemain melakukan permainan yang bagus.

“Babak pertama agak rumit bagi kami. Sedikit menegangkan dan saya rasa keptusan yang kami ambil terlalu aman dengan banyak bermain di belakang. Babak kedua bagus, reaksi yang baik,” ungkapnya.

Meski puas dengan capaian di atas lapangan, Tuchel justru menyampaikan kekecewaannya di luar aspek teknis. Ia mengangkat satu permasalahan yang mengganggu konsentrasinya saat momen sakral sebelum pertandingan dimulai.

Tuchel menyampaikan protes resmi kepada pihak FIFA terkait penempatan awak media. Ia menilai pengaturan posisi para fotografer saat lagu kebangsaan dikumandangkan sangat tidak tepat. Kondisi tersebut membuatnya kehilangan kesempatan melihat momen penting timnya.

“Saya memohon agar FIFA untuk mengubah posisi para fotografer saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Saya tidak bisa melihat tim saya,” ujar Tuchel dalam konferensi pers usai laga.

Lebih lanjut, pelatih kepala Timnas Inggris menjelaskan bahwa keberadaan para photografer terlalu dekat dan membentuk sekat yang menghalangi pandangan ke arah lapangan. Padahal melihat momen krusial timnya adalah momen penting.

“Saya sudah menunggu momen ini. Momen yang sangat spesial, dan saya berada di depan sebuah dinding yang berisi 50 fotografer. Saya tidak bisa melihat satupun pemain dan hal itu merusak pengalaman saya,” lanjutnya. 

Selain menyampaikan protes itu, Thomas Tuchel tetap memuji semangat juang para pemainnya yang tampil sangat fokus. Ia melihat bagaimana timnya mampu mengatasi tekanan meski jalannya pertandingan sempat berlangsung berimbang.

Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya soal angka di papan skor, melainkan juga soal kepercayaan diri yang tumbuh. Ia berharap hasil positif ini bisa menjadi fondasi untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih berat di babak-babak berikutnya.

Pihak FIFA sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait masukan yang disampaikan oleh pelatih Inggris tersebut. Namun, keluhan ini menjadi sorotan tersendiri di kalangan pengamat sepak bola dan penggemar.

Timnas Inggris mendapatkan tiga poin penuh yang membuat posisi mereka semakin kokoh di klasemen sementara grup L. Mereka akan memiliki waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik setelah laga yang cukup menguras tenaga ini.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait