Mircea Lucescu Tutup Usia, Dunia Sepak Bola Kehilangan Sosok Pelatih Legendaris

Redaksi NIS Media

8 April 2026

2
menit
Mircea Lucescu Tutup Usia, Dunia Sepak Bola Kehilangan Sosok Pelatih Legendaris
Mircea Lucescu saat menjuarai UEL 2010. (laman: uefa.com)
Promo Siap Allegiant

Dunia sepak bola internasional tengah dirundung duka yang mendalam. Pelatih legendaris asal Rumania, Mircea Lucescu, dilaporkan meninggal dunia dalam usia 80 tahun akibat serangan jantung pada Selasa (8/4/2026).

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung melalui pernyataan resmi pihak rumah sakit di Bucharest. Sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan intensif selama sepuluh hari saat mempersiapkan laga uji coba negaranya melawan Slovakia.

Simbol Nasional Sepak Bola Rumania

Dikutip nismedia.id dari Kompas.com, figur kelahiran 29 Juli 1945 tersebut baru saja mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala tim nasional Rumania pekan lalu. Ia tercatat pernah menorehkan sejarah dengan membawa negaranya lolos ke ajang Piala Eropa pada edisi 1984.

“Tuan Mircea Lucescu adalah salah satu pelatih dan pemain sepak bola paling sukses di Rumania, seluruh generasi rakyat Rumania tumbuh dengan sosoknya di hati mereka sebagai simbol nasional,” bunyi pernyataan resmi pihak rumah sakit.

Penghormatan Dari Klub Elite Eropa

Semasa hidupnya, sosok yang pernah bermain sebagai winger ini sukses meraih lebih dari 30 trofi di berbagai negara. Inter Milan, klub yang pernah ia besut pada musim 1998-1999 dan saat ini dilatih oleh Cristian Chivu, turut menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam atas wafatnya sang mantan juru taktik.

Selain Inter, klub elite Galatasaray dan raksasa Spanyol, Real Madrid, juga mengirimkan pesan simpati atas wafatnya sang legenda.

Pesan Presiden Rumania

Kepergian Lucescu meninggalkan lubang besar bagi dunia olahraga di negaranya. Presiden Rumania, Nicusor Dan, bahkan memberikan penghormatan khusus dan menyebutnya sebagai sosok yang sangat krusial bagi sejarah olahraga mereka.

“Mircea Lucescu memberikan kontribusi yang menentukan bagi kebangkitan sepak bola Rumania, menginspirasi generasi pemain, dan menjadi duta sejati bagi Rumania di stadion-stadion terbesar dunia,” ujar Dan.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait