
Nismedia.id - Angin segar berhembus bagi pecinta olahraga raket di Tanah Air. Dewan Olimpiade Asia (OCA) secara resmi merilis kepastian bahwa cabang olahraga (cabor) Padel akan dipertandingkan pada ajang Asian Games 2026.
Keputusan ini menjadi tonggak sejarah baru mengingat padel kini telah tumbuh menjadi olahraga yang sangat diminati berbagai kalangan di seluruh dunia. Namun, kabar gembira ini sekaligus membawa tanggung jawab berat bagi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), terutama menyangkut legalitas organisasi di mata Komite Olimpiade (NOC).
Tantangan Administrasi: Wajib Masuk NOC
Langkah pertama yang harus dibereskan PBPI adalah legalitas keanggotaan di kancah olahraga nasional. Melansir laporan dari IDN Times, Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, menegaskan bahwa federasinya harus segera terdaftar di Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia/KOI).
Dalam pertemuannya dengan awak media di Kemenpora beberapa hari lalu, Galih mengaku sudah bergerak cepat menghubungi Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
“Makanya saya segera berhubungan dengan Ketua KOI. Saya langsung bilang, ‘Pak, ini beneran kita harus jadi anggota KOI, dong’. Beliau jawab, ‘Iya, benar, harus’. Jadi kita segera memprosesnya,” ungkap Galih menirukan percakapannya.
Keanggotaan di NOC adalah syarat mutlak agar atlet padel Indonesia bisa dikirim mewakili Merah Putih di ajang multievent internasional sekelas Asian Games.
Siapkan 18 Atlet dan Seleksi Ulang
Selain urusan administrasi, fokus utama lainnya adalah pembentukan skuad. PBPI menargetkan untuk mempersiapkan setidaknya 18 atlet potensial yang akan diturunkan di empat nomor pertandingan.
Untuk mematangkan rencana ini, PBPI diketahui baru saja menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Kamis (4/12/2025) kemarin. Dalam forum tersebut, Galih memaparkan strategi persiapan atlet kepada seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov).
Satu hal yang menarik, Galih menegaskan bahwa pintu Timnas Padel masih terbuka lebar. Bahkan, atlet yang saat ini sudah menghuni Timnas Padel posisinya belum tentu aman. PBPI akan menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) ulang guna memastikan hanya talenta terbaik yang berangkat ke Asian Games 2026.
“PBPI akan tetap ada Seleknas untuk Asian Games 2026. Yang sekarang masuk Timnas Padel memang mereka sudah satu kaki di depan, tetapi belum tentu nanti mereka akan terpilih lagi. Mereka akan kita uji ulang,” tegas Galih.
Langkah tegas ini diambil untuk menjaga kualitas kompetitif para atlet, mengingat persaingan di level Asia dipastikan akan sangat ketat.






