
Nismedia.id - Langkah Timnas Vietnam untuk mengamankan tiket partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 resmi terhenti usai menelan kekalahan 0-2 dari Thailand. Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, gawang tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut dibobol oleh Sarach Yoyen dan Chaiyaphon Otton.
Hasil minus pada laga bertensi tinggi ini memupuskan ambisi mereka untuk merebut trofi juara pada edisi perdana turnamen tersebut. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi armada yang datang dengan ekspektasi sangat tinggi.
Permohonan Maaf Dan Evaluasi Taktis Timnas Vietnam
Seusai laga berakhir, Pelatih Kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, langsung pasang badan membela perjuangan anak asuhnya di atas lapangan. Seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com, juru taktik asal Korea Selatan tersebut mengakui bahwa strategi permainan yang disiapkannya tidak berjalan sesuai dengan rencana awal.
Ia menegaskan bahwa kegagalan meredam skema serangan lawan merupakan murni tanggung jawab pribadinya sebagai penanggung jawab teknis tim. Dirinya juga menyampaikan penyesalan mendalam karena belum mampu memberikan hasil terbaik bagi para pendukung setia yang terus memberikan dukungan.
“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada para suporter, penggemar Vietnam, tapi pemain kami mereka melakukan yang terbaik,” ujar Kim Sang-sik.
“Saya merencanakannya untuk pertandingan Thailand di babak pertama dan babak kedua dalam hal taktis yang berbeda. Namun, hasilnya cukup memalukan, ya kami kalah, tentu saja semua tanggung jawab ada di pelatih kepala,” tegasnya.
Target Kebangkitan Timnas Vietnam Di Laga Sisa
Kendati peluang menembus babak final telah tertutup rapat, juru taktik tim meminta seluruh pemain untuk tidak larut dalam kekecewaan yang berlarut-larut. Skuad diminta segera mengalihkan fokus untuk menghadapi pertandingan pamungkas fase grup melawan Pakistan demi menjaga kehormatan tim.
Manajemen tim kini mengalihkan konsentrasi penuh untuk memulihkan kondisi mental bertanding serta membenahi kelemahan di lini belakang. Kemenangan pada laga berikutnya menjadi target mutlak demi mengamankan posisi terbaik pada laga perebutan peringkat ketiga turnamen.
“Turnamen masih belum selesai, ada penentuan untuk tempat ketiga dan keempat, kemudian tentu saja kami masih menyisakan beberapa pertandingan. Saya akan mencoba untuk mempersiapkan pertandingan lawan Pakistan 100 persen, dan untuk mendapatkan kemenangan,” pungkas Kim Sang-sik.






