
Para pemain tim nasional Portugal kini menjadi sasaran kemarahan para penggemar Cristiano Ronaldo di jejaring sosial. Situasi memanas ini muncul setelah timnas mereka ditahan imbang 1-1 oleh Kongo pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston.
Isu dugaan sabotase terhadap megabintang tersebut memicu kekhawatiran akan terjadinya polarisasi di dalam tim. Skuad Merah Putih dari Eropa ini harus segera berbenah demi meredam tekanan psikologis yang bisa mengganggu fokus mereka di atas lapangan.
Isu Perang Saudara Di Internal Pemain Portugal Banjir Hujatan Di Medsos
Tekanan besar kini mengarah kepada kapten tim setelah ia gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga melawan Kongo.
Kritik tajam juga mengarah kepada manajer Roberto Martinez yang dinilai enggan mengganti sang penyerang meski tampil kurang optimal. Seperti dikutip nismedia.id dari Daily Mail, jurnalis senior Vitor Pinto mengklaim situasi ini berisiko memicu perang saudara di dalam skuad.
“Ada reaksi keras terhadap setiap kritik yang ditujukan kepada Cristiano Ronaldo, dan dari situlah sebagian besar polarisasi ini berasal,” kata Pinto.
Serangan Netizen Di Media Sosial Dan Catatan Minor CR7
Sejumlah akun pemain seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, hingga Pedro Neto langsung dibanjiri komentar negatif dari warganet.
Neves bahkan menjadi sasaran utama setelah melontarkan pernyataan pascapertandingan bahwa sang kapten tidak ada bedanya dengan pemain lain di tim.
“Namun saat ini, dia dan kami tahu bahwa dia tidak ada bedanya. Dia hanyalah pemain biasa di sini yang siap membantu,” ujar Neves.
Sementara itu, performa mantan penyerang Manchester United (MU) tersebut memang sedang menurun dengan catatan sepuluh laga turnamen besar berturut-turut tanpa raihan gol.














Tinggalkan komentar