
Suasana panas menyelimuti Banten International Stadium (BIS), Serang saat Persita Tangerang menjamu Bali United dalam lanjutan Super League 2025-2026. Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal tersebut menyajikan aksi apik Diego Campos.
Laga berlangsung seimbang pada babak pertama, meskipun Bali United tercatat memiliki beberapa peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol. Persita juga tak kalah berbahaya, terutama melalui serangan balik yang mengandalkan kecepatan penyerang asingnya.
Situasi berubah drastis di babak kedua ketika wasit menunjuk titik putih setelah memeriksa tayangan ulang melalui sistem VAR. Seorang pemain Persita dinilai melakukan pelanggaran tangan di dalam area terlarang, sehingga wasit memberikan hadiah penalti bagi tim tamu.
Dikutip Nismedia.id dari unggahan resmi akun Instagram @baliunitedfc, Diego Campos yang dipercaya sebagai algojo penalti melaksanakan tugasnya dengan sangat tenang dan percaya diri. Tendangan keras ke pojok kiri gawang tak mampu dijangkau kiper lawan, skor berubah menjadi 0-1 pada menit ke-61.
Setelah kebobolan, Persita langsung meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan beberapa pemain pengganti. Pelatih Carlos Pena memberikan instruksi tegas dari pinggir lapangan, meminta anak asuhnya untuk terus menekan pertahanan Bali United.
Beberapa menit menjelang akhir pertandingan, Persita mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas dari jarak sekitar 20 meter. Bola meluncur deras ke arah gawang, namun kiper Bali United berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Wasit memberikan tambahan waktu 4 menit, membuat suasana semakin menegangkan bagi kedua belah pihak. Persita terus menggempur pertahanan Bali United yang bermain sangat kompak dan disiplin.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap tidak berubah dan kemenangan pun diraih Bali United dengan skor tipis 0-1. Hasil ini membuat posisi tim berjuluk Serdadu Tridatu memperoleh 42 poin dari 29 pertandingan.














Tinggalkan komentar