Persija Jakarta Tampil Pincang Lawan Dewa United, Tiga Pilar Utama Absen

Persija Jakarta Tampil Pincang Lawan Dewa United, Tiga Pilar Utama Absen
Mauricio Souza saat konferensi pers. (laman: bolasport.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Persija Jakarta dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh saat meladeni perlawanan Dewa United pada pekan ke-26 BRI Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026). Skuad Macan Kemayoran harus kehilangan tiga pemain pilar sekaligus akibat cedera dan akumulasi kartu.

Ketiga pemain yang absen tersebut adalah Allano Lima, Alaaeddine Ajaraie, dan pemain naturalisasi Mauro Zijlstra. Situasi ini menuntut para pemain yang tersedia untuk tetap berjuang maksimal demi mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.

Krisis Pemain Di Lini Depan

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza (Souza), mengonfirmasi bahwa Ajaraie dan Mauro masih dalam tahap pemulihan pascacedera. Sementara itu, Allano terpaksa menepi karena sanksi akumulasi kartu yang didapat pada laga sebelumnya.

“Mengenai para pemain yang cedera, Alaaeddine, Maruo, tidak bisa berpartisipasi dalam pertandingan ini. Sedangkan Paulo masih melakukan tes terakhir hari ini untuk mengetahui apakah sudah dalam kondisi siap,” ujar Souza.

Dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, absennya nama-nama tersebut merupakan kerugian besar bagi Persija mengingat kontribusi vital mereka sepanjang musim. Ajaraie contohnya, meski baru bergabung di pertengahan musim, pemain berusia 33 tahun itu sudah mengemas dua gol dan satu assist dalam tujuh laga.

Optimisme Souza Dan Pembuktian Kedalaman Skuad

Meski didera badai absen pemain, Souza tidak ingin meratapi keadaan dan tetap menaruh kepercayaan tinggi pada skuad yang ada. Ia menilai laga melawan Dewa United menjadi momentum tepat bagi pemain pelapis untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan hijau.

“Selain itu ada Allano yang terkena sanksi. Kami memiliki beberapa pemain penting yang absen,” kata pelatih asal Brasil tersebut melanjutkan.

Pelatih berusia 52 tahun ini meyakini kolektivitas tim akan menjadi kunci utama untuk menutupi lubang yang ditinggalkan para pemain kunci. Ia meminta timnya tetap solid dan menunjukkan mentalitas petarung demi menjaga posisi di klasemen.

“Saya sangat percaya pada pemain yang kami miliki. Ini adalah momen bagi kami untuk menunjukkan kekuatan kami,” ucap Souza memungkasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *