
Nismedia.id - Penyelenggaraan turnamen akbar Piala Dunia 2026 hanya tinggal menghitung jam sebelum resmi dimulai. Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste, Jess Dutton menegaskan kesiapan negaranya menyambut pesta sepak bola terbesar ini.
Kanada bertindak sebagai tuan rumah bersama dengan Amerika Serikat dan Meksiko dalam edisi terbesar sejarah. Sebanyak 48 negara peserta dipastikan bakal bersaing sengit memperebutkan trofi paling bergengsi sejagat raya.
Perkembangan Pesat Sepak Bola Kanada
Kanada selama ini memang lebih dikenal publik global sebagai negara yang sangat identik dengan olahraga hoki es. Namun, peta olahraga di negara tersebut kini telah mengalami pergeseran yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Sepak bola saat ini bertransformasi menjadi olahraga yang paling banyak dimainkan oleh masyarakat Kanada dari berbagai latar belakang usia. Antusiasme yang tinggi ini kian meningkat menjelang bergulirnya laga perdana Piala Dunia 2026 di wilayah mereka.
Negara Amerika Utara tersebut dijadwalkan akan menggelar total 13 pertandingan dari keseluruhan rangkaian turnamen. Dua kota utama, yakni Toronto dan Vancouver, ditunjuk sebagai lokasi resmi penyelenggaraan laga bergengsi tersebut.
Kemudahan Akses bagi Suporter Indonesia
Pemerintah Kanada juga mengumumkan kebijakan baru yang mempermudah langkah para suporter asal Indonesia untuk berkunjung. Skema pengajuan Electronic Travel Authorization (eTA) resmi diberlakukan bagi warga Indonesia yang memenuhi kriteria tertentu.
Kebijakan strategis ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan serta mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Turnamen akbar ini menjadi momentum emas untuk memperkenalkan keindahan alam dan keragaman budaya Kanada kepada dunia.
Langkah pemangkasan jalur birokrasi visa ini diambil sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan serta keramahan terbaik bagi para penonton internasional, dikutip nismedia.id dari Kompas.com. Pihak panitia menjamin aspek keamanan menjadi prioritas utama.
“Kami menantikan kedatangan jutaan penggemar sepak bola dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, dan berharap dapat memperlihatkan sisi terbaik Kanada kepada semuanya,” ujar Dutton.
Penguatan Hubungan Bilateral Kedua Negara
Momen menjelang kick-off akbar ini juga bertepatan dengan semakin eratnya hubungan diplomatik antara pihak Kanada dan Indonesia. Pemimpin kedua negara dilaporkan telah melakukan pembicaraan intensif guna membahas berbagai peluang kerja sama bilateral.
Proses ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kanada-Indonesia (CEPA) diproyeksikan bakal segera rampung sebelum akhir tahun. Kesepakatan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam hubungan perdagangan luar negeri kedua belah pihak.
Rangkaian persiapan matang ini menjadi penutup manis bagi masa tugas diplomatik Dutton yang telah berjalan selama dua setengah tahun di tanah air. Sang duta besar mengaku sangat terkesan dengan keramahan serta kekayaan kuliner nusantara.
“Merupakan kehormatan terbesar dalam karier diplomatik saya bisa bertugas di Indonesia,” kata Dutton memungkasi wawancara.






