PSBS Biak Terpuruk Di Zona Degradasi, Gaji Pemain Kembali Menunggak

Redaksi NIS Media

28 Maret 2026

2
menit
PSBS Biak Terpuruk Di Zona Degradasi, Gaji Pemain Kembali Menunggak
Potret sesi latihan PSBS Biak. (laman: detik.com)
Promo Siap Allegiant

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, buka suara terkait situasi sulit skuad asuhannya di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Badai Pasifik tersebut saat ini sedang terpuruk di dasar klasemen.

Selain performa buruk di lapangan, masalah keterlambatan gaji pemain juga menjadi sorotan tajam. Para pemain dilaporkan belum menerima hak finansial mereka selama dua bulan terakhir, terhitung sejak Februari hingga Maret.

Sanksi Transfer Dan Respons Pelatih PSBS Biak

Krisis finansial klub asal Papua ini diperparah oleh hukuman tegas dari induk organisasi sepak bola dunia, FIFA. PSBS Biak resmi dijatuhi sanksi ban transfer atau larangan beraktivitas di bursa transfer untuk tiga periode ke depan.

Merespons hal tersebut, Mihail menegaskan bahwa tim pelatih tetap bekerja profesional mengasah taktik pemain. Terkait penunggakan gaji, pelatih asal Rumania itu menyerahkannya kepada manajemen, dikutip nismedia.id dari Bola.com.

“Ya, itu masalah yang sangat sulit. Tapi dari sisi teknis kami tetap melakukan yang maksimal,” ujar Mihail.

“Ini adalah masalah manajemen untuk menemukan solusi guna memotivasi pemain secara finansial,” tambahnya.

Evaluasi Laga Uji Coba PSBS Biak

Meski tertekan, peluang PSBS Biak keluar dari zona degradasi masih terbuka pada sembilan laga tersisa. Mereka baru saja menggelar pertandingan uji coba melawan PSIM Yogyakarta sebagai persiapan menghadapi Bali United.

Dalam laga persahabatan tersebut, PSBS Biak harus takluk 1-4 dari PSIM Yogyakarta. Kendati kalah, Mihail tetap merasa puas karena mendapat kesempatan mengevaluasi performa seluruh pemainnya.

“Bagi kami, setiap pertandingan adalah final. Jika kondisi mental pemain baik, kami akan mampu menyelamatkan diri dari degradasi,” kata mantan pelatih PSS Sleman tersebut.

“Jadi ini adalah ujian yang sangat berguna dan saya senang dengan performa tim,” tutup pelatih berusia 67 tahun itu.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait