Raih Gelar Juara Perdana Piala Presiden, Persebaya Menang Lewat Adu Penalti

Redaksi NIS Media

6 Agustus 2026

3
menit
Potret final Piala Presiden 2026 (Instagram: @officialpersebaya)
Promo Siap Allegiant

Laga puncak Piala Presiden 2026 akhirnya mempertemukan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya dalam pertandingan final yang digelar dengan penuh tensi tinggi. Kedua tim tampil bertahan pada skor 1-1 di waktu normal.

Persebaya tampil lebih berani sejak menit-menit awal, mengandalkan serangan balik cepat yang membahayakan pertahanan lawan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil saat memasuki dua puluh menit pertama pertandingan.

Gol kemenangan pertama itu tercipta pada menit ke-20, ketika Ramadhan Sananta dengan cerdas menyambar umpan matang dari Rachmat Irianto. Umpan akurat yang dikirimkan Rachmat Irianto berhasil merubah keunggulan menjadi 1-0.

Namun keunggulan Persebaya ternyata tidak bertahan lama, karena Persib segera bangkit dan memberikan balasan tak lama berselang. Hanya berselang empat menit setelah gol Ramadhan Sananta, 

Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi @persib, Maung Bandung berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Patricio Matricardi yang tampil sigap di depan gawang. Gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-24.

Patricio Matricardi tampil tenang dan memanfaatkan celah yang tercipta di pertahanan Persebaya untuk melepaskan tembakan yang tak terjangkau kiper lawan. Kedua pelatih tampak memberi arahan kepada pemainnya agar tetap fokus menjaga pertahanan.

Sepanjang sisa babak pertama, kedua tim masih saling menyerang namun belum ada gol tambahan yang tercipta hingga turun minum. Permainan berjalan cepat dan alot, dengan pergantian serangan yang terjadi di kedua sisi lapangan.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat seiring kedua tim berusaha mencetak gol penentu kemenangan. Persib terlihat lebih dominan menguasai bola, sementara Persebaya mengandalkan serangan balik yang cepat dan tajam.

Situasi menjadi semakin sulit bagi Persib pada menit ke-112 ketika Matiano Peralta mendapat kartu merah dari wasit. Pemain Persib itu harus meninggalkan lapangan sehingga timnya terpaksa bermain dengan sepuluh orang saja. Meski tertinggal jumlah pemain, Persib tetap tampil gigih dan berusaha mempertahankan pertahanan agar tidak kebobolan.

Sepanjang babak perpanjangan waktu berlangsung, tidak ada tambahan gol yang tercipta di kedua kubu. Pemain berlari dengan sisa tenaga yang ada, namun pertahanan masing-masing tim berdiri kokoh. Wasit akhirnya meniup peluit panjang menandakan berakhirnya babak perpanjangan waktu, sehingga adu penalti menjadi jalan penentu gelar juara.

Adu penalti pun menjadi penentu siapa yang berhak membawa pulang trofi Piala Presiden 2026. Setiap pemain yang maju sebagai eksekutor tampil dengan penuh tanggung jawab, namun ketenangan menjadi kunci utama di saat-saat menegangkan ini. Kiper dari kedua tim juga tampil tampil luar biasa, berusaha menebak arah bola dengan tepat.

Sepuluh orang pemain telah maju menendang bola dan semuanya berhasil meloloskan bola ke gawang. Ketegangan semakin memuncak ketika giliran penendang kelima dan seterusnya tiba, kesalahan sedikit saja bisa berakibat fatal bagi tim yang bersangkutan.

Pada akhirnya, Persebaya berhasil menaklukkan Persib. Hasil adu penalti berakhir 5-6 untuk keunggulan Persebaya. Dengan hasil tersebut, Persebaya Surabaya resmi dinobatkan sebagai juara Piala Presiden 2026. Sekaligus mendapatkan gelar juara untuk pertama kalinya.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait