Rekor 6 Kemenangan Beruntun PSG Terhenti, Lyon Curi Poin Krusial di Ligue 1 2025-2026 

Redaksi NIS Media

20 April 2026

3
menit
Rekor 6 Kemenangan Beruntun PSG Terhenti, Lyon Curi Poin Krusial di Ligue 1 2025-2026 
PSG yang menghentikan rekor 6 kemenangan beruntun lawan Lyon (Instagram: @psg)
Promo Siap Allegiant

Big match Ligue 1 2025-2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Lyon berakhir dengan dengan skor 1-2. Tim tuan rumah harus menghentikan 6 kemenangan berturut-turut yang sebelumnya mereka raih di seluruh kompetisi.

Performa konsisten menjadi modal utama Les Parisiens sebelum menghadapi Olympique Lyonnais. Deretan kemenangan beruntun itu meliputi laga-laga penting di kancah domestik maupun Eropa menunjukkan kekuatan skuad yang dimiliki Luis Enrique. Namun, strategi itu tampak tak berjalan mulus.

Lyon justru membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi brilian Endrick pada menit ke-6. Striker muda asal Brasil itu berhasil memanfaatkan kesalahan komunikasi antara bek dan kiper PSG untuk menyarangkan bola ke gawang kosong. Suasana di stadion langsung berubah.

Keunggulan Lyon semakin melebar tak lama kemudian, tepatnya pada menit ke-18. Afonso Moreira menjadi pencetak gol kedua setelah memaksimalkan umpan silang dari sisi kanan lapangan. Upaya penyelamatan kiper Gianluigi Donnarumma tak mampu menghalau laju bola yang meluncur deras ke pojok kanan atas gawang.

Babak kedua berjalan dengan tempo yang semakin cepat seiring PSG meningkatkan intensitas serangan. Berbagai kombinasi serangan dilakukan untuk membongkar pertahanan yang dijaga ketat oleh barisan pemain belakang Lyon. Namun, ketelitian di area akhir lapangan masih menjadi masalah utama yang menghambat upaya menyamakan kedudukan.

Meski tertinggal dua gol, PSG tak pernah menyerah dan terus menekan hingga menit-menit akhir pertandingan. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih berbuah hasil dengan munculnya berbagai peluang emas yang tercipta dari kedua sisi lapangan. Tekanan yang diberikan akhirnya membuahkan hasil di masa injury time babak kedua.

Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi @psg, Khvicha Kvaratskhelia menjadi penyelamat kehormatan tim pada menit ke-90+4. Penyerang sayap asal Georgia itu melepaskan tembakan jarak jauh yang tak terjangkau kiper lawan, mengubah skor menjadi 1-2.

Sebelum laga ini berlangsung, PSG memang tampil sangat garang di setiap pertandingan yang dijalani. Di ajang Liga Champions, mereka berhasil menaklukkan Chelsea dengan skor agregat 8-2 setelah menang 5-2 di kandang dan 3-0 saat bertandang ke markas lawan. Performa impresif ini membuat mereka dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat juara Eropa musim ini.

Kemenangan telak juga tercatat saat menghadapi Nice dengan skor 4-0 dan Toulouse dengan kemenangan 3-1 di kompetisi domestik. Bahkan di fase gugur UCL, PSG tampak tak terbendung usai menggilas Liverpool dengan agregat 4-0, yakni menang 2-0 di kandang dan hasil serupa saat bertandang ke Anfield. Deretan hasil ini membuat kepercayaan diri pemain mencapai titik tertinggi.

Sementara Olympique Lyonnais di laga sebelumnya kompetisi Ligue 1 2025-2026 mendapat kan dua kekalahan saat melawan Celta (0-2) dan kontra Monaco (1-2) juga mendapatkan dua hasil imbang tanpa gol saat melawan Le Havre dan Angers.

Hasil imbang kekalahan ini menjadi pengingat bagi skuad PSG bahwa setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri meski sedang dalam tren kemenangan. Luis Enrique diharapkan segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa sebelum menghadapi laga-laga krusial lainnya. 

Tinggalkan komentar

Berita Terkait