
Federasi Futsal Indonesia memiliki ambisi besar untuk menyelenggarakan Piala AFF Futsal di Indonesia mulai tahun 2027 mendatang. Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menegaskan bahwa pihaknya ingin menjadi tuan rumah selama tiga edisi berturut-turut hingga 2030. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat posisi tawar futsal nasional di mata internasional secara berkelanjutan.
Rencana menggelar Piala AFF Futsal di Indonesia tersebut merupakan bagian dari transformasi besar untuk menunjukkan profesionalisme federasi. Momentum ini diawali dengan pelaksanaan Piala Asia Futsal 2026 yang dijadwalkan bergulir di Jakarta dalam waktu dekat. Kesuksesan ajang skala benua tersebut akan menjadi indikator penting bagi kesiapan infrastruktur olahraga nasional menyambut ajang lainnya.
Momentum Pembuktian Menuju Pentas Dunia
FFI melihat hadirnya ajang internasional secara lebih luas untuk membuktikan kemajuan kualitas futsal di tanah air kepada dunia. Seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com, federasi tidak hanya mengincar prestasi di lapangan tetapi juga kesuksesan dalam penyelenggaraan sebuah event. Hal ini dipandang sebagai momentum krusial untuk meyakinkan pihak AFC dan FIFA bahwa negara kita layak dipercaya menggelar ajang skala besar.
Piala Asia Futsal 2026 sendiri dianggap sebagai momen bersejarah karena merupakan agenda futsal terbesar yang pernah diadakan di tanah air. Antusiasme masyarakat di tingkat akar rumput yang semakin ramai menjadi modal kepercayaan diri bagi federasi untuk terus berinovasi. Michael Victor Sianipar berharap setelah turnamen ini berakhir, ekosistem futsal nasional akan mengalami transformasi yang jauh lebih profesional dan maju.
Target Tiga Edisi Beruntun Hingga Tahun 2030
Selama ini turnamen tingkat regional Asia Tenggara tersebut sering kali diselenggarakan secara berulang di negara Thailand. Michael Victor Sianipar menyatakan telah menjalin komunikasi dengan pihak AFF agar penyelenggaraan ke depan bisa dialihkan ke tanah air secara rutin. Indonesia merupakan juara bertahan setelah berhasil memenangkan turnamen pada edisi 2024 lalu.
Ketua Umum FFI ingin menarik minat penonton lebih banyak dengan menghadirkan kompetisi internasional berkualitas di hadapan pendukung sendiri. Ambisi ini tidak hanya berhenti di level Asia Tenggara, namun juga membidik kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal. Keberhasilan komunikasi dengan pihak regional menjadi langkah awal yang sangat penting untuk mewujudkan peta jalan futsal Indonesia menuju kancah global.
Kesiapan Fasilitas Dan Drawing Grup Piala Asia
Pemerintah telah menyiapkan dua tempat pertandingan utama yaitu Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome sebagai lokasi laga. Fasilitas kelas dunia ini disiapkan untuk menyambut tim dari Korea Selatan, Kirgistan, serta Irak yang tergabung di Grup A. Kesiapan venue tersebut menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur olahraga di Jakarta sudah sangat siap menyambut atlet mancanegara.
Michael optimis bahwa rentetan agenda internasional ini akan membuka pintu lebar bagi berbagai kegiatan futsal skala internasional lainnya. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran dan keamanan selama pertandingan berlangsung nanti. Dengan dukungan yang kuat, target menjadikan Indonesia sebagai pusat futsal di Asia Tenggara pada tahun 2030 bukan lagi sekadar impian.














Tinggalkan komentar