
Skandal Paspoortgate di Liga Belanda kini meluas dan ikut berdampak pada tiga pemain Timnas Putri Indonesia. Ketiga nama tersebut adalah Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag), serta Isabelle Nottet dan Isabel Kopp (Hera United).
Ketiga pemain ini dilarang bertanding karena mengalami masalah izin kerja usai berganti kewarganegaraan menjadi WNI. Polemik ini awalnya mencuat dari protes klub NAC Breda terhadap status Dean James yang membela Go Ahead Eagles.
Imbas Ke Pemain Putri
Jurnalis Algemeen Dagblad, Fabian van der Poll, menyebut masalah Paspoortgate membuat klub meminta para pesepak bola wanita tersebut untuk absen sementara dari kegiatan tim, dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
“Masalah ini juga mempengaruhi pesepak bola wanita,” tulis laporan di AD.nl.
PSSI Beri Tanggapan Resmi
Merespons kegaduhan ini, PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji memastikan seluruh pemain keturunan sah berstatus WNI. Pihaknya menjamin tidak ada regulasi hukum Indonesia yang dilanggar.
“Seluruh pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia, termasuk di dalamnya Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On telah sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan dipastikan tidak ada masalah hukum Indonesia,” tegas Sumardji.
Murni Kendala Administratif Belanda
Lebih lanjut, Sumardji menjelaskan bahwa para pemain telah merelakan berbagai kemudahan di luar negeri demi membela Merah Putih. Kasus ini dikonfirmasi murni sebagai kendala administrasi visa dan perizinan kerja setempat.
“Mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di Belanda,” pungkasnya.














Tinggalkan komentar