Sportsmanship Mengagumkan! Marc Guehi Berikan Gelar Man of the Match ke Rayyan Cherki

Redaksi NIS Media

13 April 2026

3
menit
Sportsmanship Mengagumkan! Marc Guehi Berikan Gelar Man of the Match ke Rayyan Cherki
Potret Marc Guehi yang dapat gelar Man of the Match di Premier League (Instagram: @mancity)
Promo Siap Allegiant

Pertandingan Premier League 2025-2026 mempertemukan dua raksasa sepak bola, Chelsea dan Man City yang berlangsung sengit dan penuh drama. Setelah kemenangan The Citizen, Marc Guehi menolak diberikan tropi Man of the Match dan lebih memilih memberikannya kepada Rayyan Cherki yang memberinya assist.

Kedua tim tampil all-out sejak menit pertama demi meraih tiga poin penting di klasemen Premier League 2025-2026. Man City berhasil menunjukkan performa gemilang dengan mencetak gol-gol indah yang mematikan. Serangan balik yang cepat dan organisasi pertahanan yang rapi menjadi kunci keberhasilan tim mereka.  

Skor akhir pertandingan menunjukkan dominasi permainan yang cukup seimbang meskipun tim tuan rumah tidak mendapatkan satupun gol. Pertandingan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga menampilkan momen kemanusiaan dan kebersamaan yang langka di dunia olahraga modern. Aksi seorang pemain menjadi sorotan utama usai laga usai.

Pertandingan itu sendiri diwarnai oleh serangkaian gol yang spektakuler. Man City mulai membuka keunggulan melalui Nico O’Reilly yang berhasil menjebol gawang lawan pada menit ke-51. Gol tersebut menjadi pembuka jalan bagi timnya untuk mengendalikan jalannya pertandingan dengan lebih percaya diri.

Dikutip Nismedia.id dari unggahan akun Instagram resmi @mancity, hanya 6 menit berselang, giliran Marc Guehi yang mencatatkan namanya di papan skor menggandakan skor tim tamu. Bek anyar Man City tersebut berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan situasi bola mati dengan tandukan keras.

Chelsea tidak menyerah dan terus berusaha mengejar ketertinggalan melalui serangan-serangan cepat. Namun, Man City kembali mematikan harapan lawan ketika Jérémy Doku mencetak gol ketiga pada menit ke-68. Kecepatan dan dribel khas Doku kembali menjadi senjata ampuh yang sulit dijaga oleh barisan pertahanan lawan.

Rayyan Cherki tampil sangat brilian dengan menjadi arsitek utama di lini tengah. Umpan-umpan akurat dan visinya membaca permainan menjadi kunci lahirnya peluang-peluang emas. Kontribusinya sangat dihargai oleh rekan-rekan setim, terutama oleh Guehi yang merasa terbantu sangat banyak.

Momen haru terjadi saat proses penyerahan penghargaan individu. Bek tangguh Man City, Marc Guehi justru menolak untuk menerima trofi Man of the Match yang seharusnya diberikan kepadanya. Ia berinisiatif menyerahkan penghargaan tersebut kepada rekan setimnya, Rayyan Cherki.

Guehi mengakui bahwa penampilannya yang bagus tidak lepas dari umpan manis yang diberikan oleh Cherki. Menurutnya, assist yang diciptakan rekannya tersebut sangat sempurna dan layak mendapatkan apresiasi lebih. Sikap ini menunjukkan bahwa tim dan kolektivitas jauh lebih penting daripada penghargaan individu semata.

Tindakan rendah hati dari Guehi ini sontak menjadi viral dan mendapatkan pujian luas dari para penggemar sepak bola. Banyak netizen yang menganggap bahwa sportmanship seperti inilah yang harus ditiru oleh generasi muda. Kerendahan hati sang pemain dianggap mencerminkan karakter positif di luar kemampuan teknis di lapangan.

Aksi berbagi penghargaan ini menjadi bukti bahwa kekompakan tim adalah fondasi utama kesuksesan. Guehi membuktikan bahwa menjadi bintang tidak harus selalu menjadi pusat perhatian atau egois. Sikapnya justru membuat namanya semakin dihormati oleh dunia persepakbolaan.

Kemenangan ini tentu menjadi modal positif bagi Man City yang berada di peringkat kedua klasemen Premier League 2025-2026. Tim asuhan Pep Guardiola ini perlu menang di laga-laga yang akan datang untuk mendapatkan gelar juara kompetisi Liga Inggris musim ini.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait