
Pertandingan sengit memanas di babak 16 besar AFC Champions League 2025-2026 Grup B mempertemukan dua raksasa sepak bola Asia Barat, Al Hilal dan Al Sadd. Kedua tim tampil saling serang sejak menit pertama demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya.
Al Hilal yang bermain di kandang sendiri sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat aksi Sergej Milinković-Savić pada menit ke-29. Gol tersebut sontak membuat suporter tuan rumah bersorak gegap gempita dan memberikan energi positif bagi para pemain. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Al Sadd mampu bangkit dengan cepat.
Tiga menit berselang, tepatnya di menit ke-36, Claudinho berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 untuk tim tamu. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum dengan permainan yang berjalan sangat ketat dan seimbang. Kedua pelatih tentu melakukan evaluasi di ruang ganti untuk strategi babak kedua.
Pertandingan ini menjadi sorotan publik karena absennya sosok penting dari lini pertahanan Al Hilal, Kalidou Koulibaly. Kehadiran mantan bek Chelsea ini sangat dirindukan mengingat perannya krusial dalam menjaga gawang tim.
Memasuki babak kedua, drama gol demi gol terus terjadi dan membuat penonton terpaku. Dikutip Nismedia.id dari Instagram @alhilal,Salem Al-Dawsari berhasil mencetak gol pada menit ke-55 yang kembali membawa Al Hilal memimpin skor 2-1.
Keunggulan itu kembali luntur ketika Rafa Mújica mencetak gol penyama kedudukan untuk Al Sadd di menit ke-58. Pertandingan semakin seru saat Marcos Leonardo mencetak gol ketiga bagi Al Hilal di menit ke-67, membuat skor berubah menjadi 3-2.
Publik Al Hilal sempat berharap kemenangan bisa diraih dengan keunggulan satu gol tersebut. Namun, Al Sadd membuktikan bahwa mereka tidak mudah untuk dikalahkan.Hanya tiga menit berselang, Roberto Firmino muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol di menit ke-70.
Skor pun berubah menjadi 3-3 dan bertahan hingga waktu normal berakhir. Tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.
Al Sadd terbukti lebih dingin dan akurat dalam eksekusi dari titik putih. Tim berjuluk The Wolves ini berhasil memenangkan adu penalti dengan skor tipis 4-2. Kemenangan ini sekaligus memastikan mereka melaju ke fase berikutnya dengan agregat penalti 4-3.
Sementara Al Hilal harus menelan pil pahit dan menghentikan perjalanan mereka di turnamen ini. Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi skuad asuhan pelatih mereka di kompetisi tingkat Asia. Faktor absennya Koulibaly di lini belakang sangat terasa dampaknya saat menghadapi serangan cepat lawan.
Hasil akhir pertandingan ini mencatatkan skor agregat 3(2) – 3(4) untuk kemenangan Al Sadd atas Al Hilal. Pertandingan ini layak disebut sebagai salah satu laga terbaik dengan kualitas permainan yang sangat tinggi. Banyak momen indah dan tak terduga yang disajikan oleh kedua tim.
Kini Al Sadd berhak melangkah lebih jauh dan akan menantang lawan lainnya di ajang AFC Champions League 2025-2026 pada fase selanjutnya. Mereka membuktikan bahwa mentalitas juara adalah kunci utama di kompetisi level ini.














Tinggalkan komentar