
Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, harus menunda ambisinya menyamai rekor 17 clean sheet dalam semusim milik Yoo Jae-hoon. Hal ini terjadi setelah gawangnya kebobolan dua gol saat melawan Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025-2026.
Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4/2026) tersebut, Persib tetap keluar sebagai pemenang. Skuad Maung Bandung sukses menaklukkan tim tamu dengan skor tipis 3-2.
Utamakan Kemenangan Tim Ketimbang Rekor
Meski gagal mencatatkan nirbobol akibat gol balasan lawan, Teja tidak merasa kecewa. Ia menegaskan akan terus berjuang maksimal dan menempatkan kepentingan klub di atas target rekor pribadinya.
“Pertama-tamanya saya ucapkan syukur, terpenting sekarang itu kemenangan dulu. Kemenangan tim dulu, sebelum rekor Yoo Jae-hoon.”
Demikian pernyataan Teja, dikutip nismedia.id dari Kompas.com. Ia menjelaskan bahwa timnya memang sempat tertekan bermain dengan sepuluh orang usai Patricio Matricardi mendapatkan kartu merah.
Fokus Teja Paku Alam Hadapi Dewa United
Kini, pemain jebolan SAD Uruguay tersebut masih memiliki tujuh pertandingan sisa untuk memecahkan rekor. Laga terdekat adalah menghadapi Dewa United yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/4/2026).
“Kalau target pribadi pastinya melawan Dewa, meraih kemenangan. Terpenting dulu kami meraih tiga poin dulu. Kalau dapat cleansheet lagi berarti bonus lagi buat saya.”
Teja menegaskan bahwa dirinya sangat termotivasi musim ini. Ia menargetkan bisa membawa Persib mengunci hattrick juara di kasta tertinggi sepak bola nasional sebelum memikirkan pencapaian individu.














Tinggalkan komentar