
Nismedia.id - Teka-teki pengganti Patrick Kluivert di kursi panas pelatih Timnas Indonesia mulai menemui titik terang. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, akhirnya mengonfirmasi bahwa pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, memang masuk dalam daftar kandidat.
Meski demikian, Sumardji menegaskan PSSI belum mengambil keputusan final.
“Belum ada pembicaraan apa-apa (soal Timur Kapadze latih Timnas Indonesia),” kata Sumardji dalam keterangannya kepada iNews Media Group, Rabu (12/11/2025), yang dikutip ulang sports.sindonews.com. “(Timur Kapadze) termasuk yang saya sampaikan ke Direktur Teknik,” tambahnya.
Pernyataan ini seolah menjadi gayung bersambut. Pasalnya, dari Uzbekistan, Kapadze sendiri secara terbuka memberikan sinyal kuat bahwa dirinya siap menukangi Skuad Garuda.
Dalam wawancara eksklusif dengan National News Agency of Uzbekistan (UzA), ia blak-blakan menyatakan minatnya.
“Saya siap memimpin tim nasional Indonesia. Saat ini saya sedang bebas dan menunggu tawaran,” tegas Kapadze, seperti dikutip dari media Uzbekistan, Zamin, via bola.net.
Mengapa Kapadze “Tersedia”?
Kapadze kini memang berstatus ‘free agent’ setelah resmi meninggalkan Timnas Uzbekistan. Posisinya tergeser setelah federasi sepak bola negara tersebut (UFA) menunjuk legenda Italia, Fabio Cannavaro, sebagai pelatih kepala baru pada Oktober lalu.
Seperti dilaporkan bola.net, Kapadze (44 tahun) sebenarnya sempat diminta bertahan untuk membantu proses adaptasi Cannavaro. Namun, ia menolak peran sebagai asisten pelatih karena ingin melanjutkan karier mandiri sebagai pelatih kepala.
“Saya bilang ke manajemen, kalau ada pelatih baru, saya akan membantu dia beradaptasi… setelah itu saya lanjut bekerja sendiri. Mereka sepakat, kok,” kata Kapadze.
Sekeren Apa Rekam Jejak Kapadze?
Masuknya nama Kapadze dalam bursa PSSI bukan tanpa alasan. Dilansir dari cnnindonesia.com, pria yang semasa aktif bermain memiliki 119 pertandingan ini punya rekam jejak kepelatihan yang mentereng, meski sempat terseok di awal.
Kariernya mulai meroket saat ia menangani tim Olympic Tashkent sekaligus Timnas Uzbekistan U-23. Puncaknya, ia berhasil membawa Uzbekistan U-23 meraih dua kali runner-up Piala Asia U-23 (edisi 2022 dan 2024) dan dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Uzbekistan 2024.
Kiprah gemilangnya di level U-23 membuatnya dipromosikan permanen menangani timnas senior Uzbekistan pada 22 Januari 2025. Hasilnya impresif: dari delapan laga, ia membawa timnya meraih lima kemenangan dan tiga hasil imbang, alias unbeaten.
Ironisnya, catatan impresif dan kontribusinya membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 tak menghalangi UFA untuk tetap merekrut Cannavaro.
Kini, PSSI tengah serius mencari pengganti Patrick Kluivert yang mundur usai dinilai gagal membawa Indonesia melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Masuknya nama Kapadze yang “haus tantangan” jelas menjadi opsi segar dan potensial untuk proyek jangka panjang Skuad Garuda.






