
Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menanggapi santai polemik Bonus Persib senilai miliaran rupiah dari pejabat negara. Ia menegaskan bahwa pemberian apresiasi berupa uang tunai merupakan hal lumrah dalam dunia sepak bola profesional.
Isu mengenai kucuran dana tersebut sempat memicu reaksi keras dari suporter Bobotoh saat laga kandang. Namun, Klok memastikan seluruh pemain tetap fokus berjuang maksimal untuk meraih gelar juara Super League musim ini.
Bonus Persib Hal Biasa
Dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, Klok merasa bingung dengan besarnya sorotan publik terhadap hadiah apresiasi dari Menteri Perumahan, Maruarar Sirait. Sang kapten menilai insentif tambahan selalu ada di setiap klub jika pemain mampu memberikan hasil terbaik di lapangan.
“Di sepak bola itu hal biasa untuk dapat apresiasi dan dapat bonus. Saya tidak terlalu mengerti kenapa ada banyak pertanyaan buat itu.”
Klarifikasi Gubernur Jawa Barat
Polemik ini awalnya mencuat setelah Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, membocorkan janji pemberian uang tersebut ke publik. Dedi kemudian mendapat sindiran lewat spanduk bertuliskan shut up KDM dari suporter di dalam stadion.
Menanggapi kritikan itu, Dedi menerima dengan lapang dada dan menjelaskan bahwa transparansi menjadi alasan utamanya mengungkap nominal yang dijanjikan.
“Ini harus disampaikan kepada publik, agar publik mengetahui ada aliran uang yang diberikan sebagai bentuk rasa kecintaan dan tekad agar Persib bisa menjadi juara tiga kali berturut-turut.”














Tinggalkan komentar