
Timnas Indonesia harus bersiap tampil tanpa pilar utama usai Jay Idzes, dipastikan absen akibat cedera otot paha saat membela Sassuolo. Situasi ini memaksa tim kepelatihan meracik strategi dan menentukan kandidat pengganti terbaik guna mengawal benteng pertahanan skuad Merah Putih pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Idzes mengalami masalah pada otot quadriceps kaki kiri ketika menghadapi Juventus pada ajang Serie A dan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu bulan. Absennya bek utama tersebut membuat lini belakang pasukannya berjuang maksimal mencari opsi penambal pertahanan sebelum laga pembuka melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (25/9/2026).
Opsi Kandidat Pengganti Jay Idzes Dari Kompetisi Eropa
Nama pertama yang mencuat adalah bek Fortuna Sittard, Justin Hubner, yang tampil sangat konsisten di kasta tertinggi sepak bola Belanda. Pemain berusia 23 tahun tersebut selalu dipercaya menjadi starter dalam enam laga awal Eredivisie 2026/2027 dan telah mengantongi 18 caps bersama tim nasional. Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.net, gaya permainannya yang lugas serta tanpa kompromi menjadikan Hubner sosok ideal pengawal lini belakang.
Kandidat berikutnya datang dari kompetisi sepak bola Inggris, yakni bek jangkung Millwall, Elkan Baggott. Kepindahannya secara permanen dari Ipswich Town pada Juli lalu membuahkan hasil positif lantaran pemain berpostur tinggi ini mulai rutin mendapatkan menit bermain di skuad utama.
Baggott tercatat sudah tampil sebanyak tujuh pertandingan di seluruh kompetisi domestik bersama Millwall, termasuk lima penampilan di Divisi Championship dan dua di Carabao Cup. Menit bermain yang terus meningkat di kompetisi ketat Inggris menjadi modal berharga Baggott untuk kembali memperkuat lini pertahanan nasional.
Potensi Daun Muda Dan Kesiapan Skuad Garuda
Selain dua pemain senior tersebut, pilihan menarik jatuh kepada bek muda serba bisa, Mathew Baker. Pemain keturunan Indonesia-Australia ini mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang melakoni debut bersama tim nasional senior pada usia 17 tahun saat berhadapan dengan Oman.
Keunggulan utama Baker terletak pada fleksibilitas posisinya yang mampu dimainkan sebagai bek tengah, bek kiri, hingga gelandang bertahan dengan sama baiknya. Pengalaman kepemimpinannya sewaktu menjabat kapten tim kelompok umur memberi nilai tambah tersendiri bagi kesiapan mental sang pemain muda di panggung internasional.
Kehadiran ketiga opsi pemain bertahan berkualitas ini membuat lini belakang Timnas Indonesia diyakini tetap kokoh di bawah arahan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Seluruh elemen tim siap berjuang maksimal demi meraih hasil terbaik pada turnamen yang berlangsung di Jakarta dan Bandung hingga 5 Oktober 2026 mendatang.














Tinggalkan komentar