
Nismedia.id - Tim Atta Halilintar Menang di Match for Hope 2026, Tim Mr Beast Ramaikan Laga Amal di QatarPertandingan sepak bola amal Match for Hope 2026 telah sukses digelar pada hari Jumat, 30 Januari di Stadion Ahmad bin Ali, Qatar. Acara tahunan ini kembali mempertemukan legenda sepak bola dunia dengan Youtuber ternama dari berbagai negara termasuk Atta Halilintar dan Mr Beast.
Sejak tahun 2024, acara ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari US$19,5 juta untuk mendukung pendidikan anak-anak di Timur Tengah, Asia, dan Afrika. Semua hasil penggalangan dana akan dialokasikan untuk mendukung pendidikan anak-anak putus sekolah di berbagai wilayah melalui Yayasan Education Above All (EAA).
Atta Halilintar menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang berpartisipasi dalam laga ini. Youtuber kelahiran Jakarta tersebut bergabung dengan Tim Chunkz yang diketuai oleh kreator asal Inggris, Chunkz. Ia bermain bersama pemain legendaris seperti Eden Hazard, Marcelo, dan Diego Costa, serta beberapa kreator konten lainnya seperti Tobi Brown dan Sharky.
Pelatih legendaris Arsène Wenger yang pernah mengelola klub Arsenal menjadi sosok yang membimbing Tim Chunkz dalam pertandingan ini. Ayah 2 anak itu mengaku merasa sangat beruntung dapat bermain di bawah arahan pelatih yang dijuluki Sang Profesor.
Sebelum pertandingan dimulai, Atta telah membagikan berbagai momen persiapan di media sosialnya. Ia terlihat berlatih padel bersama kreator asal Inggris, Ksi, dan menghadiri konferensi pers acara amal tersebut. Ia juga menunjukkan dirinya sedang berpose dengan jersey resmi timnya di depan latar hijau stadion.
Tim lawan dari Tim Chunkz adalah Tim Aboflah yang dipimpin oleh kreator asal Kuwait, AboFlah. Pelatih Roberto Di Matteo yang pernah membawa Chelsea meraih gelar Liga Champions menjadi sosok yang menginstruksikan taktik Tim AboFlah. Skuad ini diperkuat oleh nama-nama besar seperti Thierry Henry, Gerard Piqué, dan Franck Ribéry.
MrBeast, salah satu kreator konten paling berpengaruh di dunia, juga menjadi bagian dari Tim Aboflah. Ia mengumumkan partisipasinya dalam acara ini sejak Desember 2025 melalui video yang dibagikan oleh penyelenggara.
Tim Atta Halilintar berhasil mengalahkan tim Mr Beast dengan skor akhir 8-7. Diego Costa mencetak dua gol untuk Tim Chunkz, membuktikan bahwa ia masih memiliki kemampuan untuk menyelesaikan peluang dengan baik. Sementara itu, Franck Ribéry menunjukkan keahliannya dengan melakukan aksi nutmeg pada Marcelo dan mencetak gol yang unik.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @attahalilintar, pemilik slogan Asiyaapp itu turut merayakan kemenangan timnya. Dalam postingan terakhirnya, Atta Halilintar mengungkapkan perasaan bahagianya bisa menjadi perwakilan Asia Tenggara di acara bersama orang-orang hebat di seluruh dunia.
“Dream come true! Champion! Thank you, team dan di event hari ini kita berhasil mengumpulkan USD 12 MILLION untuk adik adik kita yang kurang beruntung untuk bersekolah di 10 negara. Bangga bisa jadi perwakilan Asia Tenggara di sini,” tulisnya dalam keterangan.
Momen paling mencuri perhatian datang ketika Mr Beast mendapatkan tendangan penalti untuk Tim AboFlah. Sebelum melakukan tendangan, ia menarik sebuah koper penuh uang tunai senilai US$10.00 dan menawarkannya kepada Mohamed Adnan. Kiper lawan awalnya hanya tersenyum, namun Mr Beast tetap berhasil mencetak gol dari titik penalti tersebut.
Selain pertandingan utama, acara ini juga diwarnai dengan penampilan hiburan yang spektakuler. Duo DJ EDM asal Amerika Serikat, The Chainsmokers, memberikan penampilan sebelum laga dimulai. Pada babak istirahat, grup musik Jonas Brothers menghibur penonton dengan pertunjukan yang meriah dan membuat suasana stadion semakin hangat.
Acara Match for Hope 2026 berhasil mengumpulkan dana sebesar QR 45.294.142 atau sekitar USD 12.409.354 untuk Yayasan EAA. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2024, acara ini telah mengumpulkan lebih dari USD 19,5 juta untuk mendukung pendidikan anak-anak di berbagai negara seperti Palestina, Sudan, Nigeria, dan Tanzania. Setiap donasi sebesar USD 25 dapat membantu seorang anak untuk mendapatkan pendidikan dasar.






