Tragis! Dari Juara Premier League, Leicester City Terdegradasi Ke Kasta Ketiga

Redaksi NIS Media

22 April 2026

2
menit
Tragis! Dari Juara Premier League, Leicester City Terdegradasi Ke Kasta Ketiga
Ekspresi pemain Leicester City usai tau mereka terdegradasi ke League One. (laman: goal.com)
Promo Siap Allegiant

Nasib tragis harus dialami mantan jawara Inggris satu dekade silam. Skuad berjuluk The Foxes, Leicester City Terdegradasi secara resmi ke kompetisi kasta ketiga Inggris atau League One pada Selasa waktu setempat.

Hasil ini dipastikan setelah tim asuhan Gary Rowett hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Hull City di kandang sendiri. Kegagalan meraih poin penuh membuat mereka tertinggal tujuh angka dari zona aman dengan sisa dua laga musim ini.

Perjalanan Pahit Leicester City

Momen menyakitkan ini menjadi degradasi beruntun (back-to-back) kedua bagi klub yang bermarkas di King Power Stadium tersebut. Padahal, sepuluh tahun lalu, seluruh dunia menyaksikan keajaiban saat tim ini mengangkat trofi Premier League.

Kini, kemarahan suporter memuncak dengan meneriakkan protes keras kepada para pemain dan manajemen. Seperti dikutip nismedia.id dari Inilah.com, situasi di stadion berubah menjadi toxic atmosphere sepanjang pertandingan berlangsung.

“Sebagai Ketua, tanggung jawab itu ada di tangan saya. Tidak ada alasan,”

Tulis Chairman (Ketua) klub, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, dalam pernyataan resminya. Ia meminta maaf secara terbuka kepada para penggemar setia yang telah merasakan titik terendah dalam sejarah panjang klub.

Ancaman Krisis Finansial Usai Leicester City Terdegradasi

Selain penurunan prestasi di lapangan hijau, ancaman krisis finansial kini membayangi akibat anjloknya pendapatan hak siar televisi. Pendapatan di kasta ketiga tercatat jauh lebih kecil dibandingkan saat mereka masih berlaga di kompetisi elit.

Manajer Leicester City, Gary Rowett, mengakui bahwa rasa frustrasi yang dialami oleh para penggemar adalah hal yang sangat wajar. Ia memahami bahwa suporter mencintai klub ini dan berhak mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.

“Para penggemar menunjukkan gairah dan kekecewaan. Mereka mencintai klub ini dan pantas mendapatkan yang lebih baik,”

Rowett menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah segera mengambil keputusan penting untuk masa depan. Manajemen bertekad untuk membawa klub kembali bangkit dan meninggalkan titik terendah ini secepat mungkin.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait