
Harry Kane akhirnya bisa melepas predikat sebagai striker Jerman kelas dunia yang tak pernah merasakan gelar juara di level klub. Penyerang andalan Timnas Inggris itu baru saja menambah koleksi piala kebanggaannya di ajang Bundesliga 2025-2026.
Kini, nama Harry Kane tercatat sebagai pemain yang sukses mengubah nasib karir dalam waktu singkat setelah kepindahannya ke Jerman. Diketahui, pria 32 tahun itu pindah dari Tottenham Hotspur ke Bayern Munchen pada 12 Agustus 2023.
Perjalanan Kane meraih kesuksesan ini menuai perhatian luas dari penggemar sepak bola di seluruh dunia. Selama 14 tahun berkarir di Inggris bersama Tottenham Hotspur, ia hanya mampu membawa timnya menjadi runner-up di berbagai kompetisi tanpa pernah sekalipun mengangkat trofi juara.
Banyak pihak sempat meragukan kemampuannya untuk memenangkan gelar juara ketika usianya menginjak kepala tiga. Namun, segala keraguan itu perlahan sirna setelah ia memutuskan bergabung dengan Bayern Munchen pada musim panas 2023-2024.
Dalam rentang waktu hanya dua tahun, pemain berusia 32 tahun itu telah mengoleksi tiga trofi bergengsi. Prestasi ini membuktikan bahwa keputusan besar yang diambilnya dua tahun lalu merupakan langkah paling tepat dalam perjalanan karir profesionalnya.
Trofi pertama yang ia raih bersama Die Roten adalah gelar Bundesliga musim 2024-2025, di mana ia juga menyabet gelar top skor dengan torehan 38 gol. Kesuksesan itu berlanjut saat timnya mengamankan gelar German Super Cup 2025 setelah mengalahkan Borussia Dortmund dalam pertandingan yang berjalan ketat.
Dikutip Nismedia.id dari unggahan akun resmi Instagram @Bundesliga, gelar Bundesliga 2025-2026 menjadi mahkota indah yang melengkapi koleksi Harry Kane. Kisah ini semakin istimewa karena diraih dalam dua periode yang berbeda.
Saat menginjak usia 30 tahun, Kane masih tercatat belum memiliki satu pun trofi juara di level klub. Kondisi ini sempat membuatnya mendapat banyak kritik dan julukan sebagai pemain hebat tapi tak beruntung dalam hal memperebutkan gelar juara.
Namun, dua tahun berselang tepatnya di usia 32 tahun, ia sudah mengantongi tiga trofi utama. Perubahan drastis ini menjadi bukti nyata bahwa tidak ada kata terlambat untuk meraih kesuksesan, asalkan seseorang berada di lingkungan yang tepat dan mendapatkan dukungan yang sesuai.
Kane sendiri beberapa kali menyatakan bahwa kepindahannya ke Jerman adalah keputusan terbaik yang pernah ia buat. Ia mengaku sangat menikmati setiap momen bersama tim dan merasa sangat dihargai baik oleh manajemen, rekan setim, maupun suporter.
3 trofi di tangan Kane tidak lagi dipandang hanya sebagai pencetak gol ulung, melainkan sebagai pemain pemenang. Perjalanan dari nol ke tiga gelar dalam waktu singkat ini akan selalu diingat sebagai salah satu kisah sukses paling menginspirasi dalam sejarah sepak bola dunia.














Tinggalkan komentar