
Nismedia.id - Legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan kritik pedas sekaligus peringatan keras kepada pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Arsenal. Menurutnya, The Gunners tidak memiliki harapan untuk mengakhiri puasa gelar 22 tahun mereka jika terus gagal tampil maksimal di pertandingan-pertandingan krusial melawan tim raksasa.
Pernyataan ini keluar setelah Arsenal menelan kekalahan menyakitkan 1-2 di markas Aston Villa, Sabtu lalu. Meski masih duduk di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin, posisi Martin Odegaard dan kawan-kawan kian terancam oleh Manchester City yang di saat bersamaan menang telak 3-0 atas Sunderland.
Mentalitas “Big Match” Dipertanyakan
Dalam laga kontra Aston Villa, Arsenal sejatinya sempat menyamakan kedudukan lewat gol Leandro Trossard di babak kedua, membalas gol pembuka tuan rumah yang dicetak Matty Cash. Sayangnya, harapan membawa pulang satu poin buyar seketika saat Emiliano Buendia mencetak gol kemenangan Villa di detik-detik akhir laga.
Seperti dikutip nismedia.id dari laman Bola.com, Scholes menilai kekalahan tersebut adalah gejala dari masalah yang lebih besar di tubuh Arsenal.
“Masalah Arsenal adalah mereka tidak bisa memenangi laga besar. Sampai mereka mulai menang di pertandingan-pertandingan besar itu, mereka tidak punya peluang menjuarai liga,” ujar Scholes dalam podcast ‘The Good, The Bad & The Football’.
Scholes lantas merinci sederet kegagalan Arsenal musim ini saat bersua tim kuat. Mulai dari kekalahan melawan Liverpool, kegagalan menaklukkan Man City di kandang sendiri, hingga hasil seri mengecewakan melawan Chelsea yang bermain dengan 10 orang.
“Kalau ingin juara liga, Anda harus mulai menang di laga-laga besar. Anda harus mengalahkan para pesaing langsung, dan mereka belum mampu melakukannya,” tambahnya.
City Selalu Panas di Paruh Kedua
Selain menyoroti kelemahan Arsenal, Scholes juga mengingatkan tentang “tradisi” Manchester City yang selalu tampil menggila setelah bulan Januari. Menurutnya, pengalaman Pep Guardiola dan mentalitas juara The Citizens menjadi pembeda utama.
Hal senada diungkapkan mantan rekan setim Scholes, Nicky Butt. Ia meyakini Man City akan segera mengambil alih pimpinan klasemen.
“Mereka (City) sekarang mulai menemukan ritmenya. Alasan saya yakin City akan menang liga adalah karena Pep. Ia punya pengalaman itu,” tegas Butt.
Jadwal Berikutnya
Kekalahan dari Villa membuat peta persaingan makin ketat. Aston Villa kini merangsek ke peringkat tiga dan masuk dalam bursa calon juara.
Pekan ini, Arsenal berpeluang untuk bangkit dan melampiaskan kekecewaan saat menjamu tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, di Emirates Stadium. Di sisi lain, Manchester City akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Crystal Palace, tim yang pernah menjegal mereka di final Piala FA musim lalu.






