Cedera di Lapangan, Ismael Kone Dapat Pertolongan Cepat Pakai Peluit Hijau

Redaksi NIS Media

19 Juni 2026

2
menit
Cedera di Lapangan, Ismael Kone Dapat Pertolongan Cepat Pakai Peluit Hijau
Potret Ismaek Kone yang cedera di laga Kanada vs Qatar (Twitter: @ithamer_7)
Promo Siap Allegiant

Pertandingan antara Kanada melawan Qatar dalam ajang Piala Dunia 2026 pagi ini sempat terhenti sejenak karena cedera Ismael Kone dan Madibo. Tim medis segera bergerak masuk ke area pertandingan untuk memberikan penanganan awal secara langsung.

Untuk meredakan rasa sakit yang diderita, tim medis memberikan sebuah alat khusus kepada pemain tersebut. Alat itu berupa inhaler portabel yang dikenal dengan nama medis Penthrox. Alat ini memiliki bentuk dan warna khas seperti peluit hijau

Penggunaan Penthrox pada pertolongan pertama menjadi langkah awal dalam mengatasi keluhan nyeri yang muncul akibat cedera yang dialami. Cara kerja alat ini cukup sederhana namun terbukti sangat efektif dalam situasi darurat. 

Saat dihirup, zat obat di dalamnya akan berubah wujud menjadi gas dan langsung masuk ke saluran pernapasan. Selanjutnya, zat tersebut diserap paru-paru dan mengalir ke dalam aliran darah untuk memberikan efek pereda nyeri.

Dikutip Nismedia.id dari akun Twitter @ithamer_7, alat ini dirancang khusus untuk menangani nyeri dengan tingkat sedang hingga berat. Biasanya penggunaannya ditujukan bagi kasus trauma fisik seperti patah tulang maupun sendi.

Salah satu keunggulan utama yang dimiliki alat ini adalah kecepatan kerjanya yang terasa hanya dalam waktu singkat. Efeknya terasa cepat, dan yang paling penting adalah tidak membutuhkan jarum suntik sama sekali.

Tanpa adanya tindakan penyuntikan, rasa takut atau ketegangan pada kondisi pemain dapat diminimalkan secara signifikan. Hal ini membuat proses penanganan berjalan lebih tenang tanpa menambah beban psikologis akibat rasa sakit yang sudah dirasakan sebelumnya.

Selain itu, obat yang diberikan melalui cara ini tidak menyebabkan pemain kehilangan kesadaran. Kondisi kesadaran yang tetap terjaga memberikan kemudahan bagi tim medis untuk melakukan evaluasi lebih lanjut. 

Ismael Kone dapat menyampaikan secara langsung bagian tubuh mana yang terasa sakit dan bagaimana tingkat keparahannya. Informasi ini sangat berharga untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya yang lebih tepat.

Penggunaan alat ini juga sudah menjadi standar prosedur medis yang disepakati dalam ajang Piala Dunia 2026. Setiap tim medis yang bertugas di lapangan wajib membawa peralatan ini sebagai bagian dari perlengkapan pertolongan pertama.

Setelah mendapatkan penanganan awal menggunakan Penthrox, kondisi Ismael Kone mulai terlihat lebih membaik secara bertahap. Ia masih dapat merespons pertanyaan dokter dan menunjukkan bahwa rasa nyeri yang dirasakan sudah berkurang cukup signifikan.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait