
Keputusan mengejutkan datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Induk organisasi sepak bola Asia tersebut resmi menjatuhkan Sanksi Kepada PSSI berupa denda administratif akibat keterlambatan pengajuan otorisasi pertandingan internasional.
Hukuman finansial ini berkaitan erat dengan pelaksanaan laga ekshibisi antara Indonesia All Stars menghadapi klub asal Inggris, Aston Villa, di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 1 Agustus 2026. Kendati demikian, hukuman tersebut tidak berdampak pada persiapan lapangan maupun susunan pemain nasional yang akan berlaga.
Sanksi AFC Kepada PSSI Dan Catatan Pelanggaran Administrasi
Berdasarkan rilis resmi organisasi tertanggal 10 September 2026, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dinyatakan melanggar Pasal 11 Regulasi AFC yang Mengatur Pertandingan Internasional. Dikutip nismedia.id dari VIVA.co.id, otoritas tertinggi sepak bola Asia menilai dokumen permohonan otorisasi diajukan melampaui batas waktu yang ditentukan.
Akibat kelalaian administrasi tersebut, federasi diwajibkan membayar denda sebesar 1.500 dolar AS atau setara Rp26,6 juta dalam jangka waktu 30 hari sejak keputusan resmi disampaikan. Pihak otoritas menegaskan bahwa keterlambatan ini dicatat sebagai bentuk pelanggaran berulang dalam sistem pengawasan mereka.
“Prosedur Otorisasi untuk Pertandingan Internasional Tingkat 2 dan Kompetisi Internasional Tingkat 2 berdasarkan Pasal 11 Regulasi AFC yang Mengatur Pertandingan Internasional,” bunyi pernyataan resmi AFC.
Kesiapan Skuad Merah Putih Menatap FIFA ASEAN Cup 2026
Catatan pengawas menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan pelanggaran kedelapan PSSI dalam periode residivisme terkait prosedur otorisasi laga internasional. Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi saat pertandingan laga persahabatan antara Indonesia U-23 melawan Mali U-23 pada November 2025.
Meskipun sanksi denda administratif telah ditetapkan, kabar baiknya tidak ada larangan bertanding atau pengurangan poin yang dijatuhkan kepada skuad Merah Putih. Seluruh penggawa nasional dipastikan dapat berjuang maksimal tanpa halangan teknis pada turnamen perdana skala regional tersebut.
Pasukan Garuda dijadwalkan bakal memulai perjuangan di Grup A Division 1 menghadapi Singapura pada 25 September 2026 di Jakarta. Setelah itu, tim nasional akan bertarung sengit melawan Malaysia dan Bangladesh guna mengamankan tiket menuju babak berikutnya.














Tinggalkan komentar