Dilarang Bertanding di 2 Laga Manchester City, Pep Guardiola: Saya akan Pergi Berlibur  

Dilarang Bertanding di 2 Laga Manchester City, Pep Guardiola: Saya akan Pergi Berlibur  
Potret Pep Guardiola dalam pertandingan Newcastle vs Manchester City (Instagram: @mancity)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pep Guardiola dijatuhi hukuman mendampingi tim sebanyak 2 laga setelah mendapat kartu kuning keenam di pertandingan FA Cup 2025-2026 antara Newcastle vs Manchester City. Hukuman ini menjadi konsekuensi dari akumulasi kartu kuning yang mencapai batas yang ditetapkan pada musim ini.

Aturan baru yang berlaku musim ini mengatur bahwa setiap manajer yang mendapatkan 3 kartu kuning akan dikenai larangan 1 pertandingan. Jika jumlahnya mencapai 6 kartu kuning, maka akan dikenai larangan sebanyak 2 pertandingan.

Hukuman berlaku hanya di kompetisi Premier League dan FA Cup, sehingga tidak diberlakukan untuk final Carabao Cup melawan Arsenal yang akan digelar pada 22 Maret. Kemungkinan Pep Guardiola tidak hadir di laga kontra West Ham dan Chelsea.

Dikutip dari Nismedia.id melalui Instagram @mancity, kepastian larangan hadir di 2 laga ini disampaikan bersamaan dengan kabar kemenangan Manchester City yang melaju ke babak selanjutnya setelah mengalahkan Newcastle dengan skor akhir 3-1. Pertandingan melawan Newcastle berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. 

Gol pertama dicetak oleh Harvey Barnes pada menit ke-18 untuk membuka keunggulan bagi Newcastle. Namun, Manchester City tidak tinggal diam dan mampu mengimbangi kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Savinho berhasil mencetak gol pada menit ke-39 untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Setelah jeda babak, laga semakin panas dengan aksi kedua tim yang bersaing ketat. Omar Marmoush menjadi pemain yang menentukan hasil pertandingan dengan mencetak dua gol berturut-turut pada menit ke-47 dan 65. Kemenangan tersebut menjadi bukti kekuatan dan daya tahan Manchester City di tengah tantangan musim yang panjang.  

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Guardiola menyampaikan pandangannya terkait situasi yang dihadapinya. “Saya akan membela tim saya. Kami memiliki semua rekor di negara ini semuanya. Terlepas dari apa pun yang terjadi, kami memilikinya,” ucapnya dengan tegas.

Manajer berusia 53 tahun itu juga menunjukkan sisi humornya saat membahas rekor yang baru saja diraihnya. Daripada pusing dengan hukuman tersebut, Guardiola malah senang mendapatkan rekor sebagai manajer dengan kartu kuning terbanyak.

“Kami memiliki rekor manajer dengan kartu kuning terbanyak. Saya selalu menginginkan rekor ini dan sekarang saya memilikinya. Sekarang saya terkena larangan dua pertandingan dan saya akan pergi berlibur,” katanya sambil tersenyum.

Meskipun akan absen dari pinggir lapangan pada dua laga mendatang, Pep Guardiola menjamin bahwa ia akan tetap memberikan kontribusi maksimal bagi Manchester City. Ia akan terus memantau perkembangan tim dan memberikan arahan dari belakang layar.

Persiapan untuk final Carabao Cup menjadi fokus utama bagi Manchester City setelah mendapatkan hasil positif dari pertandingan terakhir. Kedatangan Guardiola di pinggir lapangan di laga final diharapkan dapat memberikan semangat dan arahan yang dibutuhkan oleh para pemain.

Kombinasi performa pemain yang solid dan dukungan manajemen yang kuat membuat Manchester City bertekad untuk meraih prestasi terbaik di semua kompetisi yang diikuti pada musim ini. Tantangan mendatang diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *