
Nismedia.id - Timnas Basket Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Korea dengan skor 48-102 pada laga kedua babak penyisihan Asian Games 2026. Hasil minor tersebut mewarnai perjuangan skuad Garuda yang sempat memberikan perlawanan sengit pada babak pertama.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim sebelum melakoni laga penentu. Skuad Merah Putih dijadwalkan langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga pamungkas grup.
Perlawanan Sederhana Di Babak Pertama
Pertandingan sebenarnya berjalan cukup imbang pada paruh pertama laga saat Indonesia mampu mengimbangi permainan cepat lawan. Korea tercatat hanya memimpin 18-10 pada akhir kuarter pertama berkat efektivitas tembakan jarak jauh.
Memasuki kuarter kedua, tim lawan semakin gencar melancarkan serangan dan mencetak 21 poin berbanding 20 poin dari Indonesia, dikutip nismedia.id dari mainbasket. Akurasi tembakan lawan yang mencapai angka 42 persen menjadi pembeda utama pada fase ini.
Point guard Timnas Basket Putra Indonesia, Yudha Saputera, tampil cukup menonjol dengan menyumbang tiga tembakan tripoin dari enam percobaan. Kontribusi tersebut sempat menjaga asa perlawanan tim nasional agar tidak tertinggal terlalu jauh.
Penurunan Performa Kuarter Ketiga Dan Laga Pamungkas
Petaka bagi pertahanan Indonesia mulai terjadi memasuki kuarter ketiga saat lawan meningkatkan intensitas tekanan. Korea melaju kencang dengan rentetan poin hingga menutup kuarter tersebut lewat keunggulan telak 31-11.
Dominasi tim lawan berlanjut pada kuarter pamungkas dengan menambah 32 poin dan hanya membiarkan Indonesia mencetak tujuh poin. Hasil ini menegaskan keunggulan lawan secara keseluruhan hingga peluit panjang dibunyikan.
Selanjutnya, seluruh anggota tim diimbau untuk berjuang maksimal demi meraih kemenangan pada laga penyisihan terakhir. Skuad Garuda dijadwalkan bakal bertanding menghadapi Arab Saudi pada 13 September mendatang.






