Indonesia Raih 15 Medali di GAMMA Asian Championship 2026, Peringkat 4 Asia

Redaksi NIS Media

3 Agustus 2026

2
menit
Potret tim Indonesia di GAMMA Asian Championship 2026 (Instagram: @pertacami_id)
Promo Siap Allegiant

Skuad nasional bela diri Indonesia mencetak sejarah membanggakan di GAMMA Asian Championship 2026. Mereka berhasil mengumpulkan jumlah medali yang sangat mengesankan.

Persatuan Bela Diri Pertarungan Campuran Indonesia (PB Pertacami) berhasil membimbing para atlet hingga berhasil membawa 15 medali. Setiap pertandingan yang dijalani menunjukkan kualitas teknik dan ketahanan mental yang luar biasa.

Dari serangkaian pertandingan yang sengit, tim Merah Putih berhasil membawa pulang total lima belas medali. Perinciannya terdiri dari lima medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu yang memukau. 

Dilansir Nismedia.id yang mengutip langsung akun Instagram resmi @pertacami_id, lima medali emas yang diraih disumbangkan oleh para atlet yang menunjukkan performa sempurna di setiap babak pertandingan. 

Dominic Gabriel Vincentio menjadi yang pertama mengangkat emas di kelas U14-46kg putra dengan permainan yang cerdas. Keberhasilan ini disusul oleh Mutiara Pricilia Rori di kelas U21-47,6kg putri yang tampil dominan.

Keberhasilan besar juga dicatat oleh Jon Setiawan Saragih yang menaklukkan lawan di kelas -65,8kg putra. Dua medali emas lainnya diraih oleh Delvi Nurfadillah di kelas -47,6kg putri serta Yusni Nurhayati Hutasoit di kelas -56,7kg putri.

Indonesia juga mengamankan lima medali perak dari Lukas Oliver Lubis Sedlak dan Bumi Magani Abraar Himara kategori U18 masing-masing di kelas 65,8kg dan 70,3kg. Perak juga datang dari Rangga Dika Mahendra di kelas U21-70,3kg putra.

Sektor putri turut memberikan andil melalui Novia Pesik di kelas -47,6kg serta Maydelse Sitepu di kelas -61,2kg. Meski belum menjadi juara pertama, para atlet ini telah berjuang hingga tetes keringat terakhir. 

Serta lima medali perunggu yang melengkapi keberhasilan tim secara keseluruhan. Manayra Maritza Hersianti Siagian tampil solid meraih perunggu di kategori U18 putri kelas 56,7kg. Di sektor putra, Vannezcia Steven Cuthberth dan Yosua Pratama Purba di kelas U21.

Panca Julian Saputra dan Dwi Ani Retno Wulan menutup deretan perunggu dari kelas -61,2kg putra dan -52,2kg putri. Seluruh atlet yang berlaga telah menunjukkan sportivitas tinggi dan kemampuan teknis yang memukau lawan maupun penonton.

Posisi keempat di panggung Asia menjadi pencapaian yang sangat luar biasa bagi perkembangan MMA Indonesia saat ini. Hal ini membuktikan bahwa sistem pembinaan atlet usia muda mulai memberikan hasil yang nyata di pentas internasional.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait