Kiper Keturunan Indonesia Giovanni Van Der Wijst Diikat Ajax Amsterdam, Maarten Paes Beri Respons

Redaksi NIS Media

19 Juni 2026

2
menit
Kiper Keturunan Indonesia Giovanni Van Der Wijst Diikat Ajax Amsterdam, Maarten Paes Beri Respons
Promo Siap Allegiant

Klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, resmi memberikan kontrak profesional pertama kepada kiper keturunan Indonesia, Giovanni van der Wijst. Penjaga gawang berusia 17 tahun tersebut diikat dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2029.

Langkah strategis ini diambil setelah melihat performa gemilang sang pemain di akademi. Pengumuman resmi ini langsung menarik perhatian besar dari publik sepak bola internasional, termasuk pilar tim nasional.

Profil Dan Kualitas Hebat Kiper Keturunan Indonesia

Direktur Sepak Bola Ajax Amsterdam, Marijn Beuker, memberikan pujian tinggi atas kualitas atletis dan refleks luar biasa sang pemain. Penjaga gawang muda ini dinilai memiliki visi bermain modern.

“Giovanni adalah kiper yang atletis dengan refleks luar biasa. Ia kuat dalam situasi satu lawan satu dan menonjol berkat kemampuannya berkomunikasi serta mengantisipasi umpan silang,” kata Beuker.

Bakat besarnya membuat penjaga gawang senior skuad Garuda, Maarten Paes, turut memberikan respons di media sosial. Dikutip nismedia.id dari Bola.com, Paes menyematkan emotikon api sebagai bentuk dukungan moral.

Peluang Memperkuat Skuad Garuda Merah Putih

Pemain kelahiran Zaanstad ini memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan nenek pihak ayahnya. Situasi tersebut membuatnya berstatus eligible untuk memilih tiga kewarganegaraan berbeda di masa depan.

Kehadiran talenta berbakat di Eropa ini tentu wajib dipantau ketat oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Skuad Merah Putih berpeluang mendapatkan tambahan kekuatan baru di sektor pertahanan.

Publik tanah air berharap agar sang pemain terus berjuang maksimal meningkatkan kemampuannya. Pengagum Gianluigi Donnarumma ini ditargetkan segera menembus skuad utama senior Ajax Amsterdam.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait