
Nismedia.id - Arsenal harus berbagi poin dengan Wolves di Premier League 2025-2026 yang berlangsung pada 19 Februari 2026 dini hari WIB. Usai gagal unggul dari klub kasta bawah Liga Inggris Mikel Arteta mengungkapkan kekecewaannya kepada tim asuhannya.
Pertandingan besar Premier League 2025-2026 antara Man City vs Arsenal akan digelar pada 18 April mendatang di Stadion Etihad. Kedua klub akan bersaing sengit untuk memperebutkan gelar juara. Man City diuntungkan dengan hasil terbaru yang diraih oleh tim pemuncak klasemen, membuat jarak poin semakin menyusut.
Arsenal kini berada di posisi pertama klasemen sementara dengan total 58 poin setelah mengimbangi Wolverhampton Wanderers dalam laga pekan ke-32. Sementara itu, Manchester City yang menempati posisi kedua mengoleksi 53 poin. Selisih lima poin menjadi semacam batu loncatan bagi Citizens untuk mengejar ketertinggalan mereka dari The Gunners.
Hasil imbang 2-2 antara Arsenal dan Wolves di Molineux Stadium menjadi kabar baik bagi Man City. Kemenangan atau hasil imbang bagi Pep Guardiola dan anak buahnya pada laga langsung akan semakin memperketat persaingan di puncak klasemen. Pertanyaan utama yang muncul adalah apakah Erling Haaland dan rekan-rekannya mampu menundukkan Arsenal di markas?.
Dikutip Nismedia.id dari laman transfermarket.co.id, Haaland yang telah mencetak 22 gol dalam kompetisi Premier League 2025-2026 dan menjadi kekuatan utama serangan Man City. Pemain striker Norwegia tersebut juga telah memberikan 6 assist untuk rekan satu timnya. Keberadaan Haaland di garis depan diharapkan mampu mengganggu lini pertahanan Arsenal yang belum menunjukkan konsistensi akhir-akhir ini.
Sementara pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyesali hasil ini. Menurutnya, timnya harus melakukan introspeksi diri karena membiarkan Wolves bangkit dan mencuri poin yang seharusnya bisa didapatkan penuh.
“Sangat kecewa karena kami kehilangan 2 poin. Saya pikir kami perlu menyalahkan diri sendiri dan memberikan pujian kepada Wolves,” tegas Mikel Arteta dalam konferensi pers usai laga.
Manajer berusia 42 tahun tersebut menegaskan bahwa performa timnya di babak kedua tidak sesuai dengan standar yang harus ditunjukkan untuk meraih kemenangan di Liga Primer.
“Tetapi apa yang kami lakukan di babak kedua sama sekali tidak sesuai dengan standar yang harus kami tunjukkan untuk memenangkan pertandingan di Liga Premier,” tambahnya. Arsenal unggul 2-0 pada babak kedua sebelum Wolves berhasil menyamakan kedudukan melalui Hugo Bueno.
Sang juru taktik menegaskan bahwa di level kompetisi setinggi Liga Primer Inggris, kesalahan-kesalahan mendasar akan langsung diganjar dengan hukuman yang berat. Kondisi yang terjadi malah The Gunners terlihat terlalu santai setelah membuka keunggulan.
“Ada hal-hal tertentu, hal-hal mendasar tertentu yang saat ini masih jauh dari level kita, dan ketika Anda tidak berkinerja baik, Anda bisa dihukum,” jelas Mikel Arteta.
Arsenal yang sebelumnya tampak kokoh di puncak kini harus menghadapi tekanan yang semakin besar dari Man City dan beberapa klub besar lainnya. Ia menambahkan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan di level tertinggi akan dengan cepat dimanfaatkan oleh lawan untuk meraih keuntungan.
“Kami telah dihukum dan kami harus menerima pukulan itu karena hal itu bisa terjadi ketika Anda berada di puncak,”imbuhnya.
Persiapan untuk laga kontra Man City sudah menjadi prioritas utama bagi tim pelatih dan pemain Arsenal. Mereka harus memperbaiki performa dan menghindari kesalahan yang sama agar tidak memberikan kesempatan bagi Man City untuk menggeser posisi mereka di puncak klasemen.
Laga antara kedua klub besar Inggris ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di musim ini. Kedua tim memiliki sejarah persaingan yang sengit dan kualitas pemain yang sangat tinggi. Semua mata akan terpaku pada Stadion Etihad pada 18 April mendatang.






