Hasil Olimpiade Remaja 2026: Sashenka Cahaya Fatimah Raih Medali Perdana Indonesia

Hasil Olimpiade Remaja 2026 Sashenka Cahaya Fatimah Raih Medali Perdana Indonesia
Promo Allegiant

Nismedia.id - Judoka putri Indonesia, Sashenka Cahaya Fatimah, mencatatkan tinta emas setelah merebut medali perunggu pada ajang Youth Olympic Games Dakar atau Olimpiade Remaja 2026. Tampil di kelas 63 kg, wakil Merah Putih tersebut sukses memastikan medali usai memenangi partai sengit di Dakar Expo Centre, Senegal, pada Senin (2/11/2026) waktu setempat. Raihan gemilang ini sekaligus membuka keran medali pertama bagi kontingen Indonesia di ajang olahraga antarremaja tingkat dunia tersebut.

Prestasi manis ini berjarak sangat dekat dengan hari ulang tahun Sashenka yang ke-16 pada 14 November mendatang. Pencapaian luar biasa ini juga mengukir sejarah baru sebagai medali pertama bagi cabang olahraga judo Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Youth Olympic Games sejak edisi perdana di Singapura pada 2010. Sashenka pun mempersembahkan keberhasilan ini untuk seluruh pihak yang terus memberikan dukungan penuh selama ia berjuang maksimal di arena.

Perjuangan Sashenka Cahaya Fatimah Di Olimpiade Remaja 2026

Perjalanan atlet muda Merah Putih ini untuk mengamankan podium ketiga harus dilalui dengan perjuangan yang tidak mudah. Sashenka sempat mengalami kekalahan lewat ippon dari wakil Korea Selatan, Kwak Yuju, pada laga perdana sehingga harus merambat melalui babak repechage. Namun, kekecewaan tersebut langsung direspons dengan kebangkitan mental saat ia berhasil menumbangkan judoka Lebanon, Teressa Chayeb, juga melalui ippon di repechage round of 8.

Kemenangan berharga tersebut membawa Sashenka kembali berhadapan dengan Kwak Yuju pada babak repechage round of 4. Tampil lebih rileks dan disiplin, judoka kebanggaan Indonesia itu sukses membalas kekalahannya dengan merebut dua poin penting dan mengunci keunggulan hingga laga usai. Hasil positif ini sekaligus memastikan tempat baginya di partai puncak perebutan medali perunggu melawan atlet asal Aljazair, Dounia Berrahoual.

Pertarungan sengit penentu medali berlangsung ketat karena kedua atlet saling menjaga jarak dan berhati-hati dalam melancarkan serangan. Sashenka akhirnya berhasil memecah kebuntuan saat laga tersisa 1 menit 20 detik melalui teknik waza-ari yang menentukan kemenangan. “Ketika masuk repechage round of 4, saya berpikir untuk bermain dengan enjoy dan rileks, serta berjuang semaksimal mungkin. Alhamdulillah, saya bisa menang melawan Korea,” ujar Sashenka usai pertandingan.

Apresiasi Kontingen Dan Peluang Tambahan Medali

Keberhasilan ini memicu rasa bangga dari seluruh jajaran pimpinan kontingen Indonesia yang berada di Senegal. Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Ita Yuliati, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas daya juang luar biasa yang ditunjukkan atlet muda tersebut. Ita menilai keberanian serta kedisiplinan Sashenka menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi manis di kancah internasional.

Dukungan dan pujian juga mengalir dari Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, yang menganggap pencapaian ini sebagai sinyal positif bagi masa depan olahraga nasional. Okto menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet muda menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi. “Medali ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari generasi atlet muda,” tutur Okto terkait raihan bersejarah tersebut.

Tambahan satu medali perunggu ini menempatkan posisi Indonesia berada di peringkat ke-28 klasemen sementara perolehan medali. Peluang kontingen Merah Putih untuk menambah perolehan medali masih terbuka lebar lewat cabang olahraga wushu disiplin taolu nomor Men’s Taolu Combined. Atlet muda Asael Christo Jacob Rondonuwu dijadwalkan tampil pada babak final pada Selasa (3/11/2026) demi memberikan hasil terbaik bagi bangsa.

Sumber: Bola.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *